
Bupati akui Kumai jadi wilayah terluas dampak karhutla di Kobar

Pangkalan Bun (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Nurhidayah mengakui Kecamatan Kumai menjadi wilayah terluas yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kabupaten setempat.
Luas Kecamatan Kumai yang terdampak karhutla berdasarkan data rekapitulasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencapai 398,07 hektare dengan 59 kejadian, kata Nurhidayah di Pangkalan Bun, Jumat.
"Kalau untuk terjadinya karhutla, terbanyak justru di Kecamatan Arut Selatan yang mencapai 89 kejadian. Tetapi luasan yang terbakar kurang lebih 143,675 hektare," ucap dia.
Selain dua wilayah itu, BPBD Kobar juga mencatat kejadian Karhutla di Kecamatan Kotawaringin Lama ada delapan dengan luas lahan terbakar 32,1 hektare, Kecamatan Pangkalan Banteng delapan kejadian dengan luas lahan 11,75 hektar, Pangkalan Lada lima kejadian dengan luas 7,505 hektar, serta Arut Utara empat kejadian dengan luas 30,5 hektare.
"Keseluruhan kasus karhutla yang terjadi di Kobar ada 170 kejadian dari awal Januari hingga 14 Agustus 2026. Total luas lahan terbakar 623,6 hektare," beber Nurhidayah.
Data tersebut menunjukkan bahwa ancaman karhutla di wilayah Kotawaringin Barat masih menjadi perhatian serius, serta Pemerintah Daerah mengambil langkah menaikkan status dari siaga ke tanggap darurat selama empat belas hari.
Baca juga: Pemkab Kobar tetapkan status tanggap darurat karhutla selama 14 hari
Status tanggap darurat tersebut dapat diperpanjang apabila kondisi di lapangan belum memungkinkan untuk mengakhiri masa tanggap darurat, dan perpanjangan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Bupati Kobar itu pun menegaskan, upaya pencegahan karhutla juga membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, terutama seluruh elemen masyarakat.
"Mari kita jadikan pencegahan sebagai langkah utama, terutama dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena menjaga hutan berarti menjaga kesehatan serta lingkungan," demikian Nurhidayah.
Baca juga: Wabup harap APBD 2027 optimal entaskan kemiskinan di Kobar
Baca juga: Karhutla semakin marak, Pemkab Kobar siap berlakukan tanggap darurat
Baca juga: BPBD Kobar imbau masyarakat tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla
Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
