Logo Header Antaranews Kalteng

DLH Kobar : Pengurangan sampah harus libatkan semua elemen

Jumat, 14 Agustus 2026 19:04 WIB
Image Print
Masyarakat mulai melakukan pemilihan sampah dari sumbernya, Jumat (14/8/2026) ANTARA/Safitri RA.

Pangkalan Bun (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, menilai pengurangan sampah harus dimulai dari sumbernya secara konsisten, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat di wilayah setempat.

"Pengurangan sampah dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni memilah sampah sesuai jenisnya sejak dari rumah maupun sekolah," kata Kadis DLH Kobar Syahyani di Pangkalan Bun, Jumat.

Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, sekolah, dan bank sampah perlu terus diperkuat, agar pemilahan sampah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Sementara untuk memanfaatkan pemilahan tersebut, DLH Kobar menghadirkan program Bank Sampah, dalam program am tersebut sampah dapat dikelola kembali dan bernilai ekonomis.

Contohnya seperti plastik dan kertas yang masih memiliki nilai guna dapat dikumpulkan dan disalurkan melalui bank sampah.

"Jadi, jumlah sampah tercampur yang berakhir di tempat pembuangan dapat ditekan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kobar Ully Nurliani menyampaikan, bahwa kebiasaan memilah sampah perlu dikenalkan sejak dini.

Baca juga: Tersangka penyebab karhutla 71 hektar lahan terbakar di Kumai ditangkap

"Langkah sederhana tersebut dapat dikenalkan kepada anak-anak melalui lingkungan sekolah maupun rumah," ujarnya.

Dengan membiasakan anak memilah sampah sesuai jenisnya, lanjut dia, membuat anak-anak tidak hanya mengetahui soal buang sampah pada tempatnya ataupun pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Namun dengan langkah tersebut mereka dapat memahami sampah yang dipilahnya itu, masih bisa dikelola dan di manfaatkan," demikian Ully.

Baca juga: Bupati akui Kumai jadi wilayah terluas dampak karhutla di Kobar

Baca juga: Pemkab Kobar tetapkan status tanggap darurat karhutla selama 14 hari

Baca juga: Wabup harap APBD 2027 optimal entaskan kemiskinan di Kobar



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026