
Petugas berjibaku padamkan 17 kebakaran di Kotim saat momen HUT RI

Sampit (ANTARA) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, masih marak sehingga membuat petugas gabungan harus berjibaku memadamkan 17 kejadian kebakaran lahan di hari bertepatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8).
"Kami atas nama Posko Tanggap Darurat Bencana Kahutla dan Kekeringan, mohon maaf yang sebesar-besarnya tidak dapat menangani semua kejadian yang terlapor kepada kami, pada tanggal 17/8/2026. Ada sebanyak 17 titik ini bukan karena 17 Agustus," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam yang juga Komandan Harian Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan Kotawaringin Timur di Sampit, Selasa.
Berdasarkan laporan cepat Pusdalops PB Posko Bencana Karhutla dan Kekeringan pada Senin 17 Agustus 2026 pukul 22.22 WIB, ada 17 kejadian kebakaran yang ditangani petugas gabungan, termasuk bantuan dari kelompok pemadam kebakaran swadaya masyarakat.
Lokasi kebakaran tersebut yaitu di Jalan Kaca Piring Barat dengan areal yang dipadamkan sekitar 1,5 hektare. Situasi terakhir api masih aktif dan masih berasap.
Kebakaran di Jalan Kaca Piring luas lahan terbakar sekitar 1,5 hektare dan luas pendinginan sekitar 0,75 hektare. Kondisi terakhir di lokasi masih berasap.
Lokasi lainnya yaitu di Jalan Kaca Piring/Mohammad Hatta luas terbakar sekitar 6 hektare dan luas dipadamkan pada lokasi 1 sekitar 0,5 hektare dan lokasi 2 sekitar 0,6 hektare. Kondisi terakhir api padam namun sebagian masih berasap.
Kebakaran di titik lainnya di Jalan Kaca Piring/Mohammad Hatta Lingkar Selatan luas lahan terbakar sekitar 1 hektare dan luas pendinginan sekitar 0,5 hektare. Kondisi terakhir padam namun masih berasap.
Baca juga: Bupati Kotim tekankan karhutla tanggung jawab bersama
Kebakaran di Jalan Mohammad Hatta/Lingkar Selatan sekitar Gudang Macika Express luas lahan terbakar sekitar 6 hektare dan luas dipadamkan sekitar 0,7 hektare. Kondisi terakhir masih berasap.
Kebakaran di Jalan Jenderal Sudirman Km 3,5 dekat kantor Disbudpar dengan luas lahan ukuran 10x20 meter. Kondisi terakhir api padam namun masih berasap.
Kebakaran di Jalan Metro TV Perumahan Metro Raya Residence Blok B pada lokasi 1 luas pemadaman sekitar 0,5 hektare dan lokasi 2 sekitar 0,5 hektare. Situasi terakhir api padam namun masih berasap dan berpotensi akan menyala.
Kebakaran di kawasan Perumahan Bina Karya Permai Jalan Aries, luas terbakar yang dipadamkan sekitar 0,6 hektare. Kondisi terakhir masih berasap dan berpotensi akan menyala lagi karena angin kencang di lokasi.
Kebakaran di Wengga Metropolitan Jalur 31, berhasil dipadamkan. Kondisi terakhir api sudah dipastikan padam.
Kebakaran di sekitar Wisata Danau Biru Kelurahan Pasir Putih, luas sekat batas : sekitar 1 hektare. Situasi terakhir api padam sebagian namun sebagian lagi masih aktif di bagian tengah.
Kebakaran di Jalan Jenderal Sudirman Km 2, luas terbakar sekitar 1 hektare. Upaya yang dilakukan petugas adalah memadamkan api dan membuat sekat batas untuk mengantisipasi api kembali muncul dan meluas.
Kebakaran di Jalan Mohammad Hatta Lingkar Selatan sekitar Gudang Yamalube, luas lahan terbakar 10x15m dan luas pendinginan 10x15m. Situasi terakhir api dipastikan sudah padam.
Kebakaran di Gang Kusuma Indah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang pada sore hari juga sudah ditangani dengan baik.
Baca juga: KSOP Sampit pastikan transportasi laut masih aman di tengah kabut asap
Kebakaran di Jalan Mohammad Hatta sebelum Kantor Kecamatan Ketapang, penanganan dilakukan mulai pukul 16.39 WIB. Kondisi terakhir masih berasap.
Kebakaran lahan Perum Pandawa Jalur 12 dilakukan mulai pukul 16.00 WIB. Luas pendinginan sekitar 0,02 hektare dan kondisi terakhir masih berasap.
Selanjutnya terjadi kebakaran gudang besi di Jalan SPG. Pemadaman dilakukan mulai pukul 16.03 WIB. Situasi terakhir api berhasil dipadamkan.
Sementara itu kebakaran di Jalan Sagonta Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang, pemadaman dilakukan sejak pukul 18.00 WIB. Situasi terakhir penanganan sekat bakar, sebagian belum padam dan masih diupayakan pemadaman.
Selain membakar lahan, karhutla juga menghanguskan bangunan warga. Seperti dilaporkan salah satu regu pemadam swadaya masyarakat, kebakaran lahan di Jalan Bumi Raya 1 Kelurahan Baamang Barat pada pukul 17.46 WIB menjalar dan menghanguskan sebuah pondok di lahan warga.
Multazam menyatakan tim terus berupaya semaksimal mungkin menanggulangi karhutla. Sepanjang Senin (17/8), tim mendatangi lokasi sejak operasi pukul 08.00 hingga 23.59 WIB. Kondisi akhir yang dapat ditangani hanya sekat basah untuk menahan perluasan, ada pula padam sebagian dan ada pula kondisi berasap karena kawasan yang terbakar berupa gambut tebal.
"Kami berterima kasih kepada para relawan, masyarakat, berbagai pihak yang telah membantu Kabupaten Kotawaringin Timur dalam keadaan terjaga. Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," demikian Multazam.
Baca juga: 567 warga binaan Lapas Sampit dapat remisi HUT ke-81 RI
Baca juga: Bupati Kotim sebut HUT ke-81 RI momentum memperkuat gotong royong
Baca juga: DPRD apresiasi Paskibraka Kotim semakin kompak
Pewarta : Norjani
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
