
Pemkab Kobar gelar shalat Istisqa meminta turun hujan atasi karhutla

Pangkalan Bun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, bersama masyarakat setempat melaksanakan shalat Istisqa memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi.
"Hujan merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang sangat penting bagi kehidupan," kata Bupati Kobar Nurhidayah di Pangkalan Bun, Selasa.
Menurutnya, ketika hujan berkurang dan kondisi kemarau berlangsung cukup panjang, berbagai dampaknya mulai dirasakan.
"Mulai dari ketersediaan air yang berkurang, kebakaran hutan dan lahan yang saat ini sedang kita rasakan, bukan hanya hutan kita yang terbakar. Namun dampak dari karhutla terhadap kesehatan, udara, dan aktivitas masyarakat juga terganggu," ucapnya.
Dia menyampaikan, shalat Istisqa bukan sekadar untuk memohon turunnya hujan, namun melalui ibadah ini juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri.
Melalui kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa segala sesuatu yang ada di bumi atas kehendak dan kuasa Tuhan.
"Oleh sebab itu, kita sebagai manusia berkewajiban untuk terus berikhtiar, berdoa dan menjaga amanah yang telah diberikan kepada kita," ujarnya.
Baca juga: Sebanyak 464 WBP Lapas di Kobar terima remisi pada moment HUT RI ke-81
Dalam kesempatan itu juga, Bupati Kobar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran hutan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi saat ini.
Hal tersebut mengingat jumlah kasus karhutla di Kabupaten Kobar terus bertambah. Situasi ini membuat para petugas Satgas Karhutla setiap harinya masih harus terus berjibaku dengan api.
Nurhidayah meminta kepada seluruh masyarakat yang ikut dalam kegiatan shalat Istisqa untuk memohon doa dengan hati yang ikhlas dan tulus.
"Diharapkan dengan doa yang tulus dari masyarakat, Allah segera mengabulkan doa-doa yang kita panjatkan hari ini, serta hujan segera turun dan memberikan dampak bagi seluruh kehidupan di dunia," demikian Nurhidayah.
Baca juga: Bupati Kotawaringin Barat: Jangan pernah melupakan sejarah
Baca juga: Wabup Kobar beri semangat atlet wakili Kalteng di O2SN tingkat nasional
Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
