Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Kapuas serukan larangan bakar lahan dan penghematan air

Selasa, 18 Agustus 2026 20:46 WIB
Image Print
Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno. ANTARA/ All Ikhwan.

Kuala Kapuas (ANTARA) - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno mengajak aparatur sipil Negara (ASN) serta seluruh lapisan di wilayah setempat, jangan membakar hutan atau lahan untuk alasan apapun, termasuk membuka lahan dan membuang sampah.

"Laporkan segera jika melihat titik api atau tanda-tanda kebakaran kepada pihak yang berwenang, agar dapat ditangani secepat mungkin," kata Wiyatno di Kuala Kapuas, Selasa.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Kapuas itu juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat, agar menggunakan air bersih secara hemat dan bijak. Termasuk memperbaiki saluran air yang bocor, agar air tidak terbuang sia-sia.

"Pelihara dan lindung sumber air. Jangan mencemari sungai, mata air, dan penampungan air di lingkungan kita," pesannya.

Kemudian, tanam pohon dan tanam hijau, karena pohon membantu cadangan air tanah dan menjaga bumi tetap sejuk serta terlindungi dari kekeringan.

Diminta juga lebih optimal mensosialisasikan bahaya karhutla dan penggunaan air bersih secara hemat kepada keluarga dan tetangga, agar saling mengingatkan menjaga lingkungan bersama-sama, serta tetap waspada dan patuhi peraturan serta larangan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

"Menjaga hutan berarti menjaga sumber air. Menjaga air berarti menjaga kehidupan kita semua. Keduanya tidak dapat dipisahkan. Hutan yang terjaga akan menjaga ketersediaan air yang cukup akan menjaga hutan tetap hijau dan segar," ujar Wiyatno.

Baca juga: Paskibraka Kapuas diberi tali asih atas dedikasi sukseskan HUT ke-81 RI

Lingkungan yang terjaga menjamin ketersediaan n air dan pangan yang baik, pangan dan gizi yang cukup akan menurunkan stunting, dan masyarakat yang sehat serta berdaya akan lebih mudah terangkat dari kemiskinan.

"Semua ini membutuhkan kerjasama, sinergi, dan komitmen yang sama dari seluruh pihak. Tidak boleh ada sekat-sekat antar instansi, tidak boleh ada saling lempar tanggung jawab, kita adalah satu tim dengan tujuan yang sama yaitu, mewujudkan masyarakat yang sejahtera, sehat, dan lingkungan yang lestari," demikian Wiyatno.

Baca juga: Bupati Kapuas terima bantuan ambulans program CSR dari Bank Kalteng

Baca juga: DPRD Kapuas ajak masyarakat isi kemerdekaan dengan perkuatgotong royong

Baca juga: Bupati Kapuas ajak masyarakat bersatu membangun daerah



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026