
Wabup Pulang Pisau minta Bank Mandiri berpartisipasi perkuat UMKM

Pulang Pisau (ANTARA) - Wakil Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ahmad Jayadikarta berharap Bank Mandiri dapat berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian terutama bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Harapannya kita dengan Bank Mandiri yang telah memiliki Kantor Cabang Pulang Pisau dapat hadir dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan pemerintah setempat,” kata Ahmad Jayadikarta di Pulang Pisau.
Ia mengatakan, kehadiran perbankan di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha.
Seluruh kegiatan yang memiliki potensi meningkatkan aktivitas ekonomi perlu mendapat dukungan perbankan tanpa membedakan nasabah berdasarkan kelompok tertentu.
Baca juga: Bupati Pulang Pisau ajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif
Pimpinan PT Bank Mandiri Area Palangka Raya Nur Ari Sudiaji mengatakan relokasi kantor cabang merupakan strategi perusahaan mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat setempat. Menurutnya, kedekatan layanan tersebut penting karena Pulang Pisau memiliki potensi besar pada sektor UMKM.
Ia mengatakan, Bank Mandiri juga menyediakan pembiayaan bagi pelaku UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit modal kerja UMKM dengan ketentuan yang berlaku dengan plafon pembiayaan maksimal mencapai Rp500 juta.
“Jangka waktu hingga lima tahun serta suku bunga berjenjang 6, 7 hingga 8 persen sesuai ketentuan dan kondisi nasabah,” terangnya.
Ia menyebutkan dana pihak ketiga Bank Mandiri di kabupaten setempat saat ini mencapai 26 persen dari totalnya sekitar Rp216 miliar dan Bank Mandiri telah menghimpun sekitar Rp56 miliar.
“Kami menargetkan setiap cabang minimal 30 persen,” ujarnya.
Nur Ari menambahkan, Bank Mandiri juga terus memperkuat layanan digital untuk mempermudah transaksi masyarakat tanpa harus datang langsung ke kantor cabang. Ia menyampaikan untuk nasabah korporasi tersedia Kopra.
“Sedangkan nasabah individu dapat menggunakan Livin’ by Mandiri untuk berbagai kebutuhan finansial, termasuk transaksi dan layanan kredit,” demikian Nur Ari Sudiaji.
Baca juga: Semarak dan semangat Festival Olahraga Disabilitas Pulang Pisau 2026
Baca juga: Selama siaga darurat karhutla tercatat 380 kasus ISPA di Pulang Pisau
Baca juga: SDN Pulang Pisau 2 dan SMPN 2 Maliku juara cerdas cermat
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
