Logo Header Antaranews Kalteng

Disdik Palangka Raya imbau peserta didik jaga adab

Rabu, 26 Agustus 2026 13:31 WIB
Image Print
Sekretaris Disdik kota palangka Raya Aprae Vico Ranan. ANTARA/HO-Disdik Kota Palangka Raya

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mengimbau seluruh peserta didik di wilayah setempat, agar meningkatkan sikap hormat dan beradab kepada orang tua maupun guru, di tengah perkembangan teknologi dan pengaruh budaya luar yang semakin mudah masuk dalam kehidupan sehari-hari.

Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya Aprae Vico Ranan di Palangka Raya, Rabu, mengatakan perkembangan zaman yang semakin canggih memberikan berbagai kemudahan bagi peserta didik, namun di sisi lain juga membawa tantangan berupa masuknya berbagai budaya dari luar yang dapat mempengaruhi perilaku anak.

"Anak-anak kita harus tetap memiliki adab dan menghormati orang tua serta guru. Perkembangan zaman boleh semakin canggih, tetapi nilai-nilai kesopanan dan budaya daerah harus tetap dijaga," kata Vico.

Orang nomor dua di lingkup Disdik Kota Palangka Raya itu menuturkan, para guru di sekolah terus berupaya mengingatkan peserta didik agar dapat memilah berbagai informasi maupun budaya yang diterima melalui lingkungan dan teknologi digital.

Menurut dia, peserta didik perlu mendapatkan pendampingan agar tidak mudah terbawa pengaruh negatif budaya luar yang belum tentu sesuai dengan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat setempat.

"Kami terus mengingatkan para guru untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik supaya mereka tidak mudah terpengaruh budaya luar yang negatif dan tetap menghormati budaya yang ada di daerah kita," bebernya.

Vico juga menyoroti penggunaan permainan daring yang saat ini semakin dekat dengan kehidupan anak-anak. Menurutnya, permainan daring dapat memberikan hiburan, tetapi penggunaannya perlu mendapatkan pengawasan dari orang tua agar tidak mengganggu aktivitas belajar dan kehidupan sosial peserta didik.

"Game online juga perlu dikontrol. Kalau anak terlalu lama bermain tanpa pengawasan, tentu dapat mengganggu waktu belajar, istirahat, bahkan interaksi mereka dengan keluarga dan lingkungan," ungkap Vico.

Baca juga: Pemkot Palangka Raya gencarkan sosialisasi wajib belajar satu tahun

Ia mengajak orang tua dan guru memperkuat komunikasi serta pendampingan kepada anak, terutama dalam penggunaan teknologi digital, sehingga kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan tanpa mengabaikan pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

"Semoga saja peserta didik kita tidak mudah terpengaruh dengan budaya luar yang saat ini sangat mudah mereka akses, baik melalui media sosial maupun internet yang saat ini bisa digunakan melalui handphone pribadinya masing-masing," demikian Vico.

Baca juga: Disdik Palangka Raya dorong anak ikuti PAUD sebelum SD

Baca juga: Disdik Palangka Raya ingatkan orang tua awasi pergaulan anak

Baca juga: Disdik Palangka Raya sesuaikan pembelajaran hadapi kabut asap



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026