Logo Header Antaranews Kalteng

Komitmen tinggi PT Sukajadi Sawit Mekar bantu penanganan karhutla, sudah gencar sebelum kemarau

Rabu, 26 Agustus 2026 14:10 WIB
Image Print
Dokumentasi - PT Sukajadi Sawit Mekar berinisiatif menggelar sosialisasi dan simulasi penanganan karhutla melibatkan banyak pihak di Kotim. Kegiatan rutin ini dilaksanakan jauh hari sebelum kemarau tiba sebagai langkah antisipasi dini bahaya karhutla. ANTARA/HO-PT SSM

Sampit (ANTARA) - Komitmen perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Sukajadi Sawit Mekar dalam membantu pemerintah mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak perlu diragukan, bahkan perusahaan ini berinisiatif berbagai kegiatan pencegahan sejak jauh hari sebelum kemarau tiba.

"Karena kalau kita melihat geografis kita, Kotawaringin Timur ini memang termasuk paling rawan karhutla saat kemarau. Makanya upaya ini harus kita lakukan terus-menerus, termasuk upaya pencegahan sejak dini jauh hari sebelum kemarau tiba," kata Senior Manager Humas PT Sukajadi Sawit Mekar, Susanto Fitriadi di Sampit, Rabu.

Komitmen tinggi ini tidak ditunjukkan PT Sukajadi Sawit Mekar secara tiba-tiba. Sudah bertahun-tahun dedikasi ini mereka tunjukkan sebagai wujud nyata peran dalam membantu pemerintah mencegah dan menangani permasalahan yang muncul di masyarakat.

Setiap tahun, perusahaan yang bernaung di bawah bendera Musim Mas Group ini rutin menggelar sosialisasi pencegahan dan simulasi penanganan karhutla. Kegiatan ini digelar jauh hari sebelum kemarau tiba dengan harapan upaya pencegahan karhutla bisa lebih optimal.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi berkompeten di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Dinas Lingkungan Hidup, Manggala Agni, Polri, TNI dan lainnya.

Dokumentasi- PT Sukajadi Sawit Mekar rutin menggelar sosialisasi dan simulasi penanganan karhutla untuk membekali kemampuan regu pemadam kebakaran perusahaan dan desa-desa sekitar perusahaan dalam menghadapi ancaman karhutla. ANTARA/HO-PT SSM

Kegiatan ini tidak hanya pemberian materi di dalam ruangan, tetapi juga simulasi di lapangan. Tujuannya agar regu pemadam kebakaran perusahaan dan desa-desa memiliki keterampilan mumpuni sehingga sigap dan mampu menanggulangi ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah mereka.

Secara internal, PT Sukajadi Sawit Mekar memiliki regu pemadam kebakaran yang dikoordinir oleh petugas bersertifikat. Peralatan sarana dan prasarana pemadam kebakaran yang dimiliki juga sesuai standar yang ditegaskan dalam ketentuan Permentan Nomor 6 Tahun 2025.

Melalui program yang diberi nama Masyarakat Bebas Api (MBA), perusahaan juga menggandeng pemerintah desa, lembaga adat, tokoh masyarakat, Polri, TNI dan elemen lainnya untuk bersama-sama berkolaborasi dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Dalam program ini, setiap tahun PT Sukajadi Sawit Mekar membuat nota kesepahaman bersama pemerintah desa untuk bersama-sama mencegah dan menangani karhutla. Bahkan bagi desa yang berhasil mencegah karhutla di wilayahnya tahun itu, perusahaan memberikan reward berupa pemberian peralatan pemadam kebakaran.

Dokumentasi- PT Sukajadi Sawit Mekar memberikan reward kepada desa yang berhasil mencegah karhutla. Bantuan dalam program Masyarakat Bebas Api yang diperbarui setiap tahun itu merupakan wujud dukungan perusahaan ini dalam pencegahan karhutla di Kotim. ANTARA/HO-PT SSM

"Ini rutin kami laksanakan sebagai upaya mendorong optimalisasi pencegahan dini serta kesiapsiagaan kita semua terhadap potensi karhutla saat kemarau," kata Susanto.

PT Sukajadi Sawit Mekar juga tidak tutup mata terhadap aspirasi masyarakat terkait larangan pembakaran lahan oleh pemerintah. Solusi juga dihadirkan dengan membantu petani dalam membuka lahan tanpa bakar.

PT Sukajadi Sawit Mekar melalui program CSRnya juga membantu petani membuka dan membersihkan lahan. Contohnya pada tahun 2025 dan 2026 di Desa Sebabi dan Desa Kenyala Kecamatan Telawang perusahaan memberikan bantuan pembukaan lahan kepada masyarakat yang bertujuan agar masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar.

"Tentunya lahan yang kita bantu itu adalah lahan yang statusnya clear and clean. Kepemilikannya jelas ada kelompok taninya, supaya tidak terjadi masalah dan bisa dipertanggungjawabkan," timpal Susanto.

Sebelum kemarau tiba, PT Sukajadi Sawit Mekar sudah gencar membantu upaya pencegahan karhutla, salah satunya dengan turun ke desa-desa bertemu masyarakat dan memasang plang serta spanduk larangan membakar lahan. ANTARA/HO-PT SSM

Alat berat juga dikerahkan untuk membuat sumur untuk masyarakat desa. Selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, sumur tersebut juga bisa digunakan untuk pertanian, serta sumber air untuk pemadaman karhutla saat kemarau seperti saat ini.

Pihak perusahaan juga melakukan penyiraman jalan-jalan saat kemarau agar tidak berdebu. Kegiatan yang dikerjasamakan dengan pemerintah kecamatan ini bertujuan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan setempat.

Upaya pencegahan juga digencarkan PT Sukajadi Sawit Mekar dengan sosialisasi ke desa-desa bersama instansi terkait. Selain bertemu masyarakat, tim juga memasang spanduk imbauan di lokasi-lokasi strategis di desa untuk mengajak masyarakat agar tidak membakar lahan.

"Jadi PT Sukajadi Sawit Mekar sudah gencar bergerak jauh sebelum kemarau tiba karena kami berusaha mendorong pencegahan dini. Dan ini rutin kami lakukan setiap tahun. Bukan ujug-ujug ketika terjadi karhutla seperti sekarang ini saja," tegas Susanto.

Melalui program CSR, PT Sukajadi Sawit Mekar mengerahkan alat berat membantu petani menyiapkan lahan pertanian tanpa bakar. Bantuan ini sebagai salah satu wujud perusahaan ini membantu pencegahan karhutla. ANTARA/HO-PT SSM

Susanto menambahkan, PT Sukajadi Sawit Mekar menyampaikan keprihatinan karena karhutla kembali terjadi selama kemarau ini. Dengan semangat kebersamaan, perusahaan ini pun kembali terjun langsung membantu penanganan kebakaran, berkolaborasi dengan semua pihak terkait.

Regu Pemadam Kebakaran PT Sukajadi Sawit Mekar diturunkan membantu memadamkan kebakaran lahan di sejumlah desa. Sejak awal kemarau dan hingga saat ini, tim terus disiagakan dan langsung diturunkan untuk membantu pemadaman ketika terjadi kebakaran lahan di desa-desa sekitar perusahaan.

Tidak hanya itu, PT Sukajadi Sawit Mekar juga mengerahkan alat berat ke lokasi kebakaran. Tujuannya untuk membuat sekat bakar sehingga api bisa lokalisir agar tidak meluas sampai akhirnya kebakaran lahan bisa dipadamkan.

PT Sukajadi Sawit Mekar juga tidak tutup mata terhadap karhutla yang terjadi di lokasi yang tidak bisa dijangkau oleh regu pemadam melalui jalur darat. Perusahaan mendatangkan helikopter water bombing untuk memadamkan kebakaran lahan dari udara dengan pengeboman air.

Regu pemadam kebakaran dari PT Sukajadi Sawit Mekar dikerahkan membantu penanganan karhutla sejumlah desa di Kotawaringin Timur. ANTARA/HO-PT SSM

"Kemarin juga ada di Desa Sebabi. Alhamdulillah water bombing ini efektif untuk memadamkan kebakaran di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau. Mengerahkan helikopter water bombing ini merupakan inisiatif dan wujud keseriusan perusahaan kami dalam membantu menanggulangi karhutla di daerah ini," ujar Susanto.

Hingga kini, segenap potensi yang dimiliki PT Sukajadi Sawit Mekar masih disiagakan membantu penanganan karhutla. Pihak perusahaan berharap karhutla ini bisa diatasi sehingga musibah ini segera berakhir agar semua bisa kembali berjalan dengan baik.

Kepala Desa Kenyala, Sahewan Harianto menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen PT Sukajadi Sawit Mekar dalam membantu pencegahan dan penanganan karhutla. Secara khusus selama ini melalui Program Masyarakat Bebas Api yang sudah berjalan bertahun-tahun.

"Kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Perusahaan membantu pemerintah desa dalam menghadapi masalah karhutla ini. Dukungan ini sangat dirasakan dan sangat bermanfaat. Kita bersama-sama terus berupaya untuk mencegah dan menanggulangi karhutla ini," ujar Sahewan.

PT Sukajadi Sawit Mekar mengerahkan ekskavator untuk membuat sekat bekar agar api tidak meluas dalam upaya membantu penanganan karhutla sejumlah desa di Kotawaringin Timur. ANTARA/HO-PT SSM

Camat Telawang Deddy Jauhari menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas kepedulian PT Sukajadi Sawit Mekar. Tidak hanya dalam hal mencegah kebakaran lahan di area perkebunan sendiri, pihak perusahaan juga membantu desa-desa di sekitar perusahaan dalam upaya mencegah dan menanggulangi karhutla.

"Dengan komitmen tinggi kita bersama, kami yakin kita akan mampu lebih baik lagi dalam mencegah dan menanggulangi karhutla ini. Terima kasih kepada PT Sukajadi Sawit Mekar atas bantuannya hingga saat ini," ucap Deddy Jauhari.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam yang rutin menjadi narasumber sosialisasi pencegahan karhutla di PT Sukajadi Sawit Mekar, mengapresiasi komitmen dan konsistensi perusahaan ini dalam membantu pencegahan dan penanganan karhutla di Kotawaringin Timur.

Multazam menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mampu maksimal dalam pencegahan dan penanganan karhutla tanpa bantuan dan dukungan semua pihak, termasuk kalangan dunia usaha karena masih terbatasnya kemampuan pemerintah.

PT Sukajadi Sawit Mekar mengerahkan semua potensi mereka, termasuk mengerahkan helikopter water bombing melakukan pemadaman melalui udara dengan pengeboman air untuk membantu penanganan karhutla sejumlah desa di Kotawaringin Timur. ANTARA/HO-PT SSM

Untuk itu, pemerintah daerah berterima kasih atas kepedulian dan keseriusan PT Sukajadi Sawit Mekar dalam membantu masalah ini. Menurutnya, perusahaan sangat diharapkan bergerak cepat membantu, khususnya ketika terjadi kebakaran di desa-desa sekitar perusahaan karena jauh akan lebih efektif jika dibanding menunggu kedatangan tim pemadam yang dikirim dari Sampit.

"Inisiatif dan kepedulian seperti ini diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lainnya untuk kita bersama-sama mencegah dan menangani karhutla. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi bantuan dan dukungan dari pihak perusahaan," demikian Multazam.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sendiri memutuskan memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan selama 20 hari, yakni hingga 15 September 2026 karena mempertimbangkan kondisi lapangan dan kondisi cuaca. Artinya, dukungan semua pihak masih sangat dibutuhkan untuk mengatasi musibah karhutla dan kekeringan ini.

Baca juga: PT Sukajadi Sawit Mekar gencar bantu pencegahan dan penanganan stunting di Kotim

Baca juga: PT Sukajadi Sawit Mekar bergerak cepat sosialisasikan pencegahan dan simulasi penanggulangan karhutla

Baca juga: PT Maju Aneka Sawit sosialisasi bahaya karhutla dan berikan Reward MBA

Baca juga: PT Sukajadi Sawit Mekar tanam lima hektare jagung dukung ketahanan pangan



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026