Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Sahalahuddin turun ke lokasi penanganan karhutla di Desa Trahean

Senin, 31 Agustus 2026 08:44 WIB
Image Print
Bupati Barito Utara Shalahuddin turun langsung ke lapangan untuk memadamkan karhutla di wilayah Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Minggu (30/8/2026). ANTARA/HO-Diskominfosandi Barito Utara

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, terus meningkatkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah setempat dengan menurunkan tim gabungan untuk memadamkan kahutla di sejumlah tempat.

"Penanganan karhutla membutuhkan gerak cepat dan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah,aparat maupun masyarakat," kata Shalahuddin di Muara Teweh, Senin.

Hal itu disampaikan Shalahuddin usai turun ke Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan untuk memastikan penanganan kebakaran lahan berjalan maksimal, Minggu (30/8).

Menurut dia, kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.40 WIB. Luas lahan gambut yang terdampak diperkirakan sekitar 0,5 hektare.

Kecepatan dalam merespons setiap laporan titik api, kata dia, menjadi salah satu kunci penting dalam mencegah karhutla berkembang menjadi lebih besar.

Bupati Barito Utara Shalahuddin, didampingi Sekda Muhlis, unsur FKPD dan jajaran turun langsung ke lapangan untuk memadamkan karhutla di yang terjadi Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Minggu (30/8/2026). ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barito Utara


Shalahuddin juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya.

“Jangan menunggu api membesar. Segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepat mungkin,” tegas Shalahuddin.

Baca juga: Shalat Istisqa, Shalahuddin ajak masyarakat bermunajat memohon hujan

Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama seluruh unsur terkait akan terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.

Kebakaran lahan tersebut dilaporkan warga melalui WhatsApp dan langsung ditindaklanjuti Tim TRC-Pusdalops PB BPBD Barito Utara bersama unsur terkait. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Barito Utara, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) Trahean dan KPHP, Kodim 1013/Babinsa, Polres Barito Utara, Polsek Teweh Selatan/Bhabinkamtibmas, aparat Desa Trahean serta masyarakat setempat berjibaku memadamkan api.

Baca juga: Bupati Barito Utara: Jembatan Montallat tingkatkan konektivitas wilayah

Baca juga: Shalahuddin nikmati suasana sore di Sungai Barito yang surut



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026