
Wabup Kapuas dukung penguatan forum komunikasi BPD

Kuala Kapuas (ANTARA) - Wakil Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Dodo menyatakan dukungannya terhadap keberadaan Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kabupaten setempat, sebagai wadah bagi para anggota BPD menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat kebersamaan di antara para anggota.
"Saya memberikan penghargaan dan apresiasi atas keberadaan Forum Komunikasi BPD yang selama ini telah menjadi wadah bagi para anggota BPD se-kabupaten," kata Dodo di Kuala Kapuas, Senin.
Hal itu disampaikannya, saat membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Penetapan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Apdesnas) Kabupaten Kapuas Tahun 2026, bertempat di Aula Tingang Menteng Kantor Bupati Kapuas.
Dodo menyampaikan keberadaan BPD bukan hanya merupakan bagian dari struktur pemerintahan desa, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa.
Menurutnya, BPD memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang demokratis, transparan, partisipatif, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan wadah komunikasi bagi para anggota BPD dinilai sangat penting.
Ia menyadari dalam menjalankan tugas dan fungsinya, BPD tentu menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Kondisi dan karakteristik setiap desa berbeda, demikian pula dengan persoalan yang dihadapi oleh masing-masing Desa.
Untuk itu, komunikasi dan koordinasi antar sesama BPD menjadi sangat penting sebagai upaya mendiskusikan dan mencarikan solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul.
"Apa yang telah dilakukan oleh Forum Komunikasi BPD Kabupaten Kapuas selama ini patut kita apresiasi dan kita lanjutkan dalam bentuk organisasi yang lebih kuat serta memiliki jaringan yang lebih luas," katanya.
Baca juga: Bupati Kapuas minta kades kelola keuangan desa transparan dan bebas korupsi
Dodo menyampaikan terima kasih kepada Forum Komunikasi BPD Kabupaten Kapuas yang telah bersedia bertransformasi menjadi bagian dari APDESNAS. Bagi dirinya, transformasi tersebut bukan sekadar perubahan nama organisasi, tetapi langkah memperkuat kelembagaan, memperluas jaringan komunikasi dan meningkatkan kapasitas anggota BPD dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
"Dengan bergabung ke Apdesnas, saya berharap anggota BPD di Kapuas dapat semakin memiliki ruang untuk belajar, berkomunikasi, menyampaikan aspirasi, serta membangun jaringan dengan BPD di tingkat regional maupun nasional," harapnya.
Wabup Kapuas itu juga menegaskan, organisasi tersebut harus tetap berorientasi pada tujuan utama, yakni memperkuat organisasi dan kapasitas BPD serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa dan masyarakat.
"Jangan sampai organisasi hanya menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi. Saya berharap DPC Apdesnas Kabupaten Kapuas yang nantinya terbentuk dapat menjadi organisasi yang solid, profesional, demokratis, mandiri dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan," demikian Dodo.
Baca juga: Pemkab Kapuas dukung penuh pelestarian olahraga tradisional Manyipet
Baca juga: Bupati Wiyatno pantau pembangunan jalan di Kapuas Barat pastikan berkualitas
Baca juga: Pemkab Kapuas berikhtiar memohon diturunkan hujan atasi karhutla
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
