
Pembangunan cathlab dan CT Scan perkuat pelayanan kesehatan RSUD Kuala Kurun

Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Jaya S Monong melakukan peletakan batu pertama pembangunan instalasi Cathlab dan CT Scan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun.
"Pembangunan fasilitas Cathlab dan CT Scan ini langkah penting dan strategis dalam penguatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," ucapnya di Kuala Kurun, Selasa.
Ia menyebutkan, selama ini keterbatasan fasilitas diagnostik membuat masyarakat harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih jauh, sehingga membutuhkan waktu, biaya, dan tenaga yang tidak sedikit bagi keluarga pasien.
Pembangunan fasilitas ini diharapkan mampu meminimalkan waktu pelayanan, meningkatkan ketepatan diagnosis, serta memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan berkualitas bagi seluruh warga Gumas.
Ia juga menegaskan proyek ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan, agar warga tidak perlu lagi keluar daerah untuk berobat.
"Saya mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, rumah sakit, tenaga kesehatan, hingga DPRD bersama-sama mengawal proses pembangunan, agar berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran sesuai perencanaan," demikian Jaya.
Sementara itu, Direktur RSUD Kuala Kurun Heriyanto menyampaikan, pembangunan instalasi Cathlab dan CT Scan merupakan pilar krusial dalam menyukseskan program prioritas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di daerah.
Program tersebut dikenal dengan nama pengampuan layanan kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak, yang menjadi prioritas Kementerian Kesehatan bagi masyarakat Gumas secara menyeluruh.
Pembangunan instalasi ini dibiayai menggunakan Dana Alokasi Khusus Fisik Kesehatan tahun 2026, dengan pagu anggaran sekitar Rp2,99 miliar, dan dikerjakan oleh penyedia jasa CV Bukit Raya Perdana selaku pelaksana proyek.
Baca juga: Disdikpora Gunung Mas terapkan PJJ akibat kualitas udara memburuk
Masa pengerjaan proyek ditetapkan selama seratus dua puluh hari kalender, terhitung sejak tanggal 12 Agustus 2026 hingga 9 Desember 2026, meliputi tahap persiapan, penerapan SMK3, hingga pembangunan gedung secara menyeluruh.
Tahapan pekerjaan bangunan gedung mencakup pekerjaan struktur seperti pondasi, kolom, dan balok, pekerjaan arsitektur seperti dinding dan atap, serta pekerjaan plumbing untuk instalasi air bersih dan air kotor.
Ia menambahkan, pembangunan ini sejalan dengan program prioritas Pemkab Gumas yakni Tambun Bungai Sehat, membangun sumber daya manusia yang sehat secara jasmani maupun rohani bagi masyarakat setempat.
"Fasilitas ini juga ditujukan meningkatkan akses dan kualitas diagnosis, mendukung pelayanan penyakit jantung, mengurangi ketergantungan pada fasilitas kesehatan luar daerah, serta memperkuat sistem rujukan kesehatan di Gumas," demikian Heriyanto.
Baca juga: Forkopimda Gunung Mas dan PBS perkuat sinergi cegah karhutla meluas
Baca juga: Pemkab Gunung Mas kaji penggabungan perangkat daerah
Baca juga: Pemkab siapkan perbaikan lampu lalu lintas di Kuala Kurun
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
