
Bupati Barut tekankan percepatan pembangunan melalui GASPOLL 11 12

Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan pembangunan daerah melalui koordinasi yang kuat dan kerja terpadu seluruh jajaran pemerintah daerah setempat.
“Setiap rupiah anggaran yang telah dialokasikan harus segera diwujudkan menjadi program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kita harus memastikan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi pembangunan berjalan dalam satu irama dan satu tujuan,” kata Shalahuddin di Muara Teweh, Selasa.
Hal itu disampaikan Bupati membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Gedung Balai Antang yang dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, staf ahli bupati, asisten Sekda dan kepala perangkat daerah.
Menurut Shalahuddin, rapat koordinasi memiliki arti penting karena pengendalian pembangunan tidak hanya berkaitan dengan angka penyerapan anggaran, tetapi yang lebih utama adalah memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat segera diwujudkan menjadi program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui program GASPOLL 11 12, dirinya ingin membangun semangat kerja yang lebih cepat, terukur, terkoordinasi dan bertanggung jawab di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
“GASPOLL harus kita maknai bukan sekadar sebagai sebuah program, tetapi sebagai gerakan bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan dan memastikan target-target pembangunan dapat tercapai,” katanya.
Baca juga: Bupati Barito Utara: GASPOLL 11 12 harus jadi gerakan percepat pembangunan
Shalahuddin meminta seluruh kepala perangkat daerah tidak bekerja secara parsial. Setiap persoalan yang muncul dalam pelaksanaan kegiatan harus segera dikomunikasikan dan dicarikan solusi.
“Jika terdapat persoalan dalam pelaksanaan kegiatan, segera komunikasikan. Jika terdapat kendala administrasi, segera selesaikan. Jika terdapat persoalan teknis, segera carikan solusi. Dan jika terdapat kegiatan yang berpotensi terlambat, segera lakukan langkah percepatan,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa percepatan penyerapan anggaran tidak berarti menghabiskan anggaran secara terburu-buru. Percepatan harus tetap memperhatikan ketepatan sasaran, waktu, mutu, administrasi serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bupati berharap GASPOLL 11 12 dapat menjadi momentum memperkuat budaya kerja pemerintahan yang cepat, responsif, disiplin, akuntabel dan berorientasi pada hasil.
“Masyarakat menunggu hasil kerja kita. Karena itu, mari kita kawal setiap program pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan pastikan target-target pembangunan dapat tercapai,” demikian Shalahuddin.
Baca juga: Bupati Sahalahuddin turun ke lokasi penanganan karhutla di Desa Trahean
Baca juga: Disdik Barito Utara dukung SPMI jadi budaya mutu di sekolah
Baca juga: Shalat Istisqa, Shalahuddin ajak masyarakat bermunajat memohon hujan
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
