Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab dan PKK Gumas hadirkan GPM di Tewah bantu masyarakat

Rabu, 2 September 2026 08:24 WIB
Image Print
Ketua TP PKK Gumas Mimie Mariatie Jaya S Monong dan lainnya saat membuka GPM di Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Selasa (1/9/2026). ANTARA/HO-DPKP Gumas

Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) bersama Tim Penggerak PKK, Perum Bulog, dan Dinas Pertanian, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Selasa.

Kepala DPKP Gumas Eigh Manto, saat dihubungi dari Kuala Kurun, mengatakan GPM bertujuan membantu masyarakat Tewah memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilisasi pasokan pangan.

"Sejumlah komoditas pangan yang kami tawarkan dalam GPM ini di antaranya beras premium Lahap sebanyak 600 sak kemasan lima kilogram, serta beras medium SPHP sebanyak 500 kilogram," ungkapnya.

Selain itu, sambungnya, GPM juga menghadirkan gula pasir 500 kilogram, serta minyak goreng merek Sedap dan Minyakita masing-masing sebanyak 300 liter dan 384 liter yang dapat langsung dibeli warga di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, GPM turut menjual bawang merah 200 kilogram, bawang putih 200 kilogram, ikan patin apkir 103,4 kilogram, serta telur ayam ras sebanyak 305 tabak selama kegiatan berlangsung.

Harga sejumlah komoditas di GPM tercatat jauh lebih murah dibanding harga pasaran di Kecamatan Tewah, sebagai contoh beras premium Lahap yang dijual Rp70 ribu per sak kemasan lima kilogram, sementara harga pasaran mencapai Rp90 ribu untuk berat sama.

Harga pasaran gula pasir di Kecamatan Tewah pada pekan yang sama mencapai Rp20 ribu per kilogram, jauh lebih mahal dibandingkan harga di GPM yang hanya dijual Rp15 ribu per kilogram.

Baca juga: Gumas siapkan rumah oksigen bantu masyarakat antisipasi dampak asap karhutla

Kondisi serupa juga berlaku pada bawang merah dan bawang putih, yang masing-masing dijual Rp18 ribu dan Rp15 ribu per 0,5 kilogram di GPM, sementara harga pasaran mencapai Rp27.500 dan Rp22.500 untuk berat yang sama.

Harga pasaran telur ayam ras di Tewah pada pekan yang sama mencapai Rp68 ribu per tabak, sementara di GPM dijual jauh lebih murah, yakni Rp50 ribu per tabak.

"Selisih harga cukup terasa bagi warga, apalagi untuk kebutuhan pokok seperti beras dan gula yang dikonsumsi setiap hari. Jadi tak heran jika GPM pasti diserbu warga," kata Eigh Manto.

Kegiatan GPM di Tewah turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Gumas Mimie Mariatie Jaya S Monong, Camat Tewah Evelnie, pejabat eselon III DPKP Gumas, serta pengurus TP PKK Kecamatan dan Kelurahan Tewah.

Terpisah, Ketua TP PKK Gumas Mimie Mariatie Jaya S. Monong mengatakan, kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Ia menyampaikan, kegiatan GPM tidak hanya dilaksanakan di Kecamatan Tewah, melainkan juga akan digelar di sejumlah kecamatan lain di wilayah Gumas.

"Kegiatan ini merupakan upaya dalam mendukung program Pemkab Gumas, yakni Program Tambun Bungai Mandiri," demikian Mimie.

Baca juga: Pembangunan cathlab dan CT Scan perkuat pelayanan kesehatan RSUD Kuala Kurun

Baca juga: Disdikpora Gunung Mas terapkan PJJ akibat kualitas udara memburuk

Baca juga: Forkopimda Gunung Mas dan PBS perkuat sinergi cegah karhutla meluas



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026