Logo Header Antaranews Kalteng

Pemprov Kalteng sediakan rumah oksigen di Bundaran Besar

Rabu, 2 September 2026 13:28 WIB
Image Print
Pemprov Kalteng menyediakan layanan rumah oksigen tanggulangi dampak kabut asap akibat karhutla salah satunya di Menara Bundaran Besar Palangka Raya, Selasa (1/9/2026). ANTARA/Muhammad Arif Hidayat

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membuka rumah oksigen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan terapi oksigen di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Palangka Raya, Rabu mengatakan fasilitas tersebut di antaranya dipusatkan di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya dan dilengkapi dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Kami sudah membuat rumah oksigen yang juga didukung dengan pelayanan kesehatan," kata gubernur.

Pemprov Kalteng menyediakan rumah oksigen di sejumlah lokasi yakni di menara Bundaran Besar, ruang terbuka hijau (RTH) Bundaran Besar, serta Aula Bakti Husada lantai dua Kantor Dinas Kesehatan Kalteng.

Baca juga: Pemprov Kalteng distribusi 74 ribu liter air bersih tanggulangi dampak kemarau

Dua lokasi di kawasan Bundaran Besar, yakni Menara Bundaran Besar Talawang dan RTH Bundaran Besar Palangka Raya, melayani masyarakat setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.

Adapun layanan di Aula Bakti Husada Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng beroperasi setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Rumah oksigen tersebut dilengkapi oxygen concentrator, tabung oksigen, tempat tidur pasien, serta tenaga kesehatan yang disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain menyediakan akses oksigen, Pemprov Kalteng terus memperkuat upaya penanganan karhutla dan dampak asap melalui berbagai langkah, termasuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Keberadaan rumah oksigen diharapkan dapat menjadi fasilitas pertolongan bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan oksigen ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

Petugas di Rumah Oksigen Bundaran Besar dr Rhizal M. Hutapea menjelaskan kapan pun masyarakat datang selama rumah oksigen sedang dibuka maka akan langsung diberikan pelayanan.

"Kami petugas yang berada di sini akan memberikan pelayanan, termasuk pelayanan pemberian oksigen selama pasien membutuhkan," terangnya.

Baca juga: Isenmulang Kalteng FC siap jalani laga perdana lawan Arema FC

Baca juga: Terima massa aksi, Gubernur Kalteng dengarkan tuntutan terkait karhutla

Baca juga: Disdik Kalteng berlakukan pembelajaran jarak jauh cegah dampak buruk asap



Pewarta :
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026