
Pemprov Kalteng sediakan rumah oksigen di Bundaran Besar

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membuka rumah oksigen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan terapi oksigen di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Palangka Raya, Rabu mengatakan fasilitas tersebut di antaranya dipusatkan di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya dan dilengkapi dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
"Kami sudah membuat rumah oksigen yang juga didukung dengan pelayanan kesehatan," kata gubernur.
Pemprov Kalteng menyediakan rumah oksigen di sejumlah lokasi yakni di menara Bundaran Besar, ruang terbuka hijau (RTH) Bundaran Besar, serta Aula Bakti Husada lantai dua Kantor Dinas Kesehatan Kalteng.
Baca juga: Pemprov Kalteng distribusi 74 ribu liter air bersih tanggulangi dampak kemarau
Dua lokasi di kawasan Bundaran Besar, yakni Menara Bundaran Besar Talawang dan RTH Bundaran Besar Palangka Raya, melayani masyarakat setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.
Adapun layanan di Aula Bakti Husada Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng beroperasi setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Rumah oksigen tersebut dilengkapi oxygen concentrator, tabung oksigen, tempat tidur pasien, serta tenaga kesehatan yang disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain menyediakan akses oksigen, Pemprov Kalteng terus memperkuat upaya penanganan karhutla dan dampak asap melalui berbagai langkah, termasuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Keberadaan rumah oksigen diharapkan dapat menjadi fasilitas pertolongan bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan oksigen ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.
Petugas di Rumah Oksigen Bundaran Besar dr Rhizal M. Hutapea menjelaskan kapan pun masyarakat datang selama rumah oksigen sedang dibuka maka akan langsung diberikan pelayanan.
"Kami petugas yang berada di sini akan memberikan pelayanan, termasuk pelayanan pemberian oksigen selama pasien membutuhkan," terangnya.
Baca juga: Isenmulang Kalteng FC siap jalani laga perdana lawan Arema FC
Baca juga: Terima massa aksi, Gubernur Kalteng dengarkan tuntutan terkait karhutla
Baca juga: Disdik Kalteng berlakukan pembelajaran jarak jauh cegah dampak buruk asap
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
