Logo Header Antaranews Kalteng

Shalahuddin pastikan proyek APBN Rp50 miliar untuk peningkatan layanan air bersih

Rabu, 2 September 2026 13:43 WIB
Image Print
Bupati Barito Utara Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonado Y Tingan, Sekda Muhlis, kepala perangkat daerah DAN Direktur PDAM setempat Rosmanjaya Anor melakukan pemantauan dan peninjuan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), di Muara Teweh, Rabu (2/9/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadi Y Tingan, Sekda Muhlis dan kepala perangkat daerah melakukan kunjungan ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat untuk melihat langsung perkembangan teknis pembangunan sarana dan prasarana air bersih yang mendapat bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN.

“Pak Bupati hari ini pertama mengecek kita dapat bantuan dari APBN, nilainya Rp50 miliar,” kata Direktur PDAM Barito Utara Rosmanjaya Anor di Muara Teweh, Rabu.

Dia mengatakan, kunjungan Bupati tersebut salah satunya untuk mengecek pelaksanaan program bantuan APBN senilai Rp50 miliar yang diperuntukkan bagi pengembangan sistem penyediaan air bersih di wilayah Muara Teweh.

Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan sejumlah fasilitas pendukung sistem penyediaan air bersih. Di antaranya Instalasi Pengolahan Air (IPA), reservoir, laboratorium, rumah pompa, jalur perpipaan hingga ke kawasan lingkar kota, booster di lingkar kota, serta jaringan perpipaan sampai ke kawasan Aisyah Dharmaga.

Selain pembangunan infrastruktur utama, proyek tersebut juga mencakup penyediaan 200 sambungan rumah (SR) yang diberikan langsung melalui proyek.

"Seluruh pembangunan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan cakupan pelayanan air bersih PDAM di Muara Teweh," katanya.

Baca juga: Pemkab Barito Utara tingkatkan layanan air bersih melalui dukungan APBN

Dengan adanya tambahan fasilitas dan jaringan baru tersebut, PDAM berharap kapasitas produksi dan distribusi air bersih dapat semakin meningkat, terutama untuk menjangkau wilayah yang selama ini belum mendapatkan pelayanan secara optimal.

Direktur PDAM juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Hal ini karena kapasitas produksi saat ini masih terbatas sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan apabila terjadi peningkatan konsumsi yang signifikan.

“Kita ini dalam musim kemarau. Jadi mempergunakan air itu berhematlah, kita berbagi, karena produksi kami tidak mencukupi untuk dinaikkan produksinya lagi,” katanya.

Dirinya berharap setelah seluruh fasilitas bantuan tersebut selesai, tambahan kapasitas sekitar 50 liter per detik dapat membantu memperkuat pelayanan air bersih hingga ke jaringan perpipaan baru yang saat ini belum terlayani.

Baca juga: Bupati Barito Utara: GASPOLL 11 12 harus jadi gerakan percepat pembangunan

Baca juga: Bupati Sahalahuddin turun ke lokasi penanganan karhutla di Desa Trahean



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026