
DPRD Kotim sampaikan beragam persoalan daerah ke DPR RI

Sampit (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menyampaikan sejumlah persoalan daerah yang dinilai membutuhkan perhatian serta dukungan pemerintah pusat kepada anggota DPR RI asal daerah pemilihan setempat Muhammad Syauqie.
“Kami memang datang menemui beliau karena beliau merupakan wakil rakyat asal Kalimantan Tengah. Kami berharap bisa konsen membantu persoalan yang ada di Kotim. Apalagi beliau juga anggota Banggar DPR RI,” kata Ketua DPRD Kotim Rimbun di Sampit, Rabu.
Dalam kunjungan tersebut Rimbun turut didampingi Wakil Ketua II DPRD Kotim Rudianur, serta anggota DPRD Kotim antara lain Muhammad Ramadhana Rahman, Wahito Fajriannor, Akhyannoor, Pardamean Gultom, dan Noor Aprilly serta staf sekretariat DPRD Kotim.
Rimbun menjelaskan, pertemuan belum lama ini tersebut sengaja dilakukan untuk memperkuat komunikasi dengan wakil rakyat Kalteng di tingkat pusat, terlebih Muhammad Syauqie memiliki posisi strategis sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
Dalam pertemuan itu, DPRD Kotim membawa cukup banyak aspirasi yang berkembang di masyarakat. Persoalan itu tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan fiskal daerah, persoalan sosial dan berbagai kebutuhan dasar masyarakat.
Rimbun menyebut keterbatasan anggaran dan minimnya dana bagi hasil menjadi salah satu persoalan yang turut dibahas. Selain itu, DPRD juga menyampaikan konflik sosial serta persoalan yang berkaitan dengan PT Agrinas Palma Nusantara.
“Kondisi fiskal daerah menjadi tantangan tersendiri dalam memenuhi kebutuhan pembangunan yang terus meningkat. Karena itu, dukungan pemerintah pusat melalui kebijakan anggaran maupun program pembangunan sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Aspirasi lain yang disampaikan berkaitan dengan sektor infrastruktur. DPRD Kotim meminta perhatian terhadap pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, jembatan, sungai, serta sarana transportasi udara yang menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain persoalan pembangunan, kondisi masyarakat yang menghadapi sejumlah permasalahan aktual juga menjadi pembahasan, di antaranya kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM), gangguan pasokan listrik hingga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi ancaman.
“Kita saat ini juga banyak mendapatkan bencana, salah satunya karhutla. Banyak kebun pribadi masyarakat yang menjadi sumber penghidupan mereka ikut terbakar. Ini tentu menjadi persoalan serius karena menyangkut mata pencaharian masyarakat,” lanjut Rimbun.
Baca juga: Kelurahan Mentawa Baru Hilir sediakan rumah aman asapbagi masyarakat
Rimbun menyebutkan, dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan maupun munculnya kabut asap, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan ekonomi warga.
Kebun yang terbakar dapat menghilangkan sumber pendapatan masyarakat yang selama ini bergantung pada hasil perkebunan.
Atas kondisi tersebut, DPRD berharap aspirasi yang disampaikan kepada anggota DPR RI dapat diteruskan dan diperjuangkan dalam pembahasan di tingkat pemerintah pusat. Terlebih, posisi Syauqie di Banggar DPR RI dinilai dapat menjadi peluang untuk memperkuat dukungan terhadap kebutuhan pembangunan Kotim.
Rimbun mengakui selama ini Muhammad Syauqie telah memberikan perhatian terhadap sejumlah kebutuhan Kotim.
Beberapa di antaranya berkaitan dengan pengembangan Bandara Haji Asan Sampit, pembangunan infrastruktur, sektor pertanian dan berbagai kepentingan daerah lainnya.
“Kami jujur mengakui, selama ini sudah banyak perjuangan Pak Syauqie untuk Kotim. Kami berharap perjuangan itu terus dilanjutkan,” tuturnya.
Rimbun mengapresiasi kesediaan Syauqie menerima pimpinan DPRD Kotim dan merespons aspirasi yang dibawa dalam pertemuan tersebut.
Menurutnya, komunikasi langsung seperti ini penting agar berbagai persoalan daerah dapat diketahui dan diperjuangkan hingga tingkat pusat.
Pertemuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi berlanjut dalam bentuk koordinasi dan pengawalan program yang dapat membantu Kotim.
“Apalagi beliau ada di Banggar DPR RI. Besar harapan kami persoalan-persoalan yang kami sampaikan ini bisa diakomodir dan diperjuangkan,” demikian Rimbun.
Baca juga: TP Posyandu dan PKK Kotim turut bergerak lindungi warga dari kabut asap
Baca juga: Fraksi PAN DPRD Kotim minta distribusi air bersih digencarkan
Baca juga: Disdik Kotim beri kewenangan sekolah tentukan BDR
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
