
Sumur mengering, Pemkab Bartim salurkan air bersih ke warga Desa Saing

Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, melalui Pemerintah Kecamatan Dusun Tengah menyalurkan air bersih kepada warga Desa Saing, yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau berkepanjangan.
Camat Dusun Tengah Prismayandi di Tamiang Layang, Rabu, mengatakan sekarang ini sumur-sumur yang berada di Desa Saing mengering, sehingga warga sekitar kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
"Jadi, kami mewakili Pemkab Bartim menyediakan dan menyalurkan air bersih sebanyak 1.200 liter ke masing-masing kepala keluarga (KK) di Desa Saing," ucapnya.
Setelah Desa Saing, Pemerintah Kecamatan Dusun Tengah akan kembali penyaluran air bersih ke Desa Rodok. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak langsung oleh kondisi kemarau panjang.
Prismayandi mengatakan, hampir 70 persen sumur milik warga di Desa Saing maupun dan Desa Rodok, telah mengering akibat kemarau. Kondisi itu membuat sebagian masyarakat terpaksa membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Padahal, untuk mendapatkan sekitar 1.200 liter air, warga harus mengeluarkan biaya yang cukup besar, yakni berkisar Rp120 ribu hingga Rp180 ribu.
Karena itu, menurut Prismayandi, suplai air bersih yang dilakukan pemerintah diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam mengurangi pengeluaran untuk membeli air.
“Suplai air bersih dari Pemkab Bartim ini bersifat sementara, sembari menunggu musim kemarau berlalu dan sumber-sumber air kembali tersedia. Yang paling penting saat ini, bagaimana kebutuhan air bersih masyarakat untuk rumah tangga tetap terpenuhi," kata dia.
Baca juga: Bupati Bartim tempatkan APBD-P 2026 jadi penguat kemandirian fiskal
Langkah cepat Pemkab Bartim melalui Pemerintah Kecamatan Dusun Tengah ini, menjadi bentuk respons nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di tengah ancaman kekeringan. Tidak hanya menunggu kondisi memburuk, pemerintah daerah juga berupaya hadir langsung untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap mendapat perhatian.
Prismayandi menegaskan, pihaknya akan terus menyikapi perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih akibat kemarau panjang.
"Ini merupakan upaya kita membantu masyarakat menyikapi kemarau panjang dan mulai keringnya sumber-sumber air bersih. Air yang disuplai diprioritaskan untuk kebutuhan rumah tangga masyarakat," demikian Prismayandi.
Baca juga: Bupati Bartim segera isi posisi sejumlah Plt OPD
Baca juga: Bupati ajak semua elemen di Bartim kompak cegah karhutla
Baca juga: Ketua PKK Bartim keliling kecamatan perkuat cegah kekerasan terhadap anak dan perempuan
Pewarta : Cakra (*
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
