Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Kapuas edukasi warga Tajepan tentang pentingnya Dashat

Kamis, 3 September 2026 05:45 WIB
Image Print
DP3APPKB Kapuas melakukan edukasi tentang Dashat kepada warga di Desa Tajepan, Kecamatan Kapuas Murung, Rabu (2/9/2026). (ANTARA/HO-DP3APPKB Kapuas)

Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP-3APPKB memberikan edukasi pentingnya Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) kepada warga Desa Tajepan, Kecamatan Kapuas Murung.

“Kegiatan kolaboratif ini bertujuan mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemenuhan gizi keluarga,” kata Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Keluarga (KBKK) DP3APPKB Kapuas Harmi Sumilih, Rabu.

Pelaksanaan Dashat menyasar ibu, bayi dan anak melalui penerapan pola pemberian makanan yang sesuai dengan kebutuhan dan tahapan usia.

Harmi menegaskan pentingnya pencegahan stunting sedini mungkin. Ia menyoroti pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita melalui optimalisasi bahan pangan lokal yang terjangkau namun kaya nutrisi.

Ia juga memperkenalkan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau Genting sebagai bentuk gotong royong dalam membantu keluarga berisiko stunting.

Baca juga: Bupati Kapuas apresiasi Imigrasi Palangka Raya layani pembuatan paspor bagi JCH

Kepala Puskesmas Palingkau Nurcahaya mengimbau masyarakat untuk terus menjaga pola asuh yang baik guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut sebelum masuk ke materi teknis gizi, Penyuluh KB Kapuas Murung Teras memberikan penyuluhan mengenai pentingnya penerapan pola asuh yang baik dalam keluarga sebagai pondasi utama pencegahan stunting.

Ia menekankan pengasuhan responsif, perhatian terhadap tumbuh kembang anak serta keterlibatan aktif orang tua sangat berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental anak.

Sementara itu Kepala Desa Tajepan, Zainal Makmur menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh pemdes atas terlaksananya Dashat di wilayahnya.

Melalui kerja sama pelaksanaan Dashat ini, masyarakat Tajepan diharap tidak hanya memahami pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang tepat, tetapi juga mampu mengolah serta menyajikan bahan pangan lokal dalam menu sehari-hari secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi edukasi dan penyuluhan oleh Ahli Gizi UPT Puskesmas Palingkau Nurhikmah dengan materi yang disampaikan mencakup penyebab stunting serta panduan spesifik pemberian makanan bagi anak berdasarkan kelompok usia, mulai dari Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) untuk bayi usia 6–8 bulan, variasi makanan untuk usia 9–11 bulan dan 12–23 bulan, hingga pemenuhan gizi seimbang bagi anak usia 2–5 tahun.

Baca juga: Pemkab Kapuas harapkan sinergi gereja dan masyarakat terus perkuat kerukunan

Baca juga: Wabup apresiasi kiprah SMAN 1 Kapuas cetak generasi berprestasi

Baca juga: Sekda Kapuas minta OPD segera siapkan data dukungan Pro-SN 2026



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026