
UPR terima 7.500 masker KN95 dan 1.000 boks vitamin dari perbankan

Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Palangka Raya (UPR), Kalimantan Tengah, menerima bantuan 7.500 masker KN95 dan 1.000 pack vitamin dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), sebagai upaya mendukung perlindungan kesehatan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Walaupun beberapa kegiatan proses belajar mengajar sudah itu dilakukan secara daring, tapi ada juga kegiatan-kegiatan tetap berjalan, proses baik tendik maupun juga dosen tetap melakukan tugas dan fungsi,” kata Wakil Rektor UPR Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi Dr Jhon Retei Alfri Sandi di Palangka Raya, Kamis.
Bantuan diserahkan langsung Branch Office Head BRI Palangka Raya Defri Gunawan kepada Jhon Retei Alfri Sandi yang hadir mewakili Rektor UPR. Di mana bantuan masker dan vitamin tersebut menjadi dukungan bagi civitas akademika UPR yang tetap menjalankan kegiatan dan tugasnya di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.
“Saya kira tidak ada bantuan yang sia-sia. Jadi kita tetap distribusikan ke siapapun nanti, masyarakat Palangka Raya khususnya, karena memang intensitas kebakarannya cukup tinggi dan cukup mengkhawatirkan juga,” ucapnya.
Menurut Jhon, bantuan berupa masker dan vitamin menjadi dukungan penting di tengah kondisi kabut asap yang melanda Kota Palangka Raya. Dukungan tersebut juga dibutuhkan civitas akademika UPR yang telah memasuki pekan ketiga perkuliahan tahun ajaran 2026, meskipun sebagian kegiatan proses belajar mengajar telah dilakukan secara daring.
Sementara itu, Branch Office Head BRI Palangka Raya Defri Gunawan mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan BRI
Baca juga: Gubernur Kalteng pantau pelaksanaan pembelajaran jarak jauh
Ia menyebut bantuan tanggap bencana itu diberikan sebagai bentuk kepedulian institusi terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang terdampak kondisi karhutla.
“Kalau memang dari BRI ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial lingkungan. Jadi ini bagian dari tanggung jawab institusi, bagaimana bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Melalui bantuan tersebut, masker dan vitamin diharapkan dapat memberikan dukungan perlindungan kesehatan bagi civitas akademika serta masyarakat yang terdampak kabut asap di Palangka Raya.
“Kami memberikan bantuan ini sebagai bagian dari tanggung jawab institusi untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” pungkas Defri.
Baca juga: Polda Kalteng harapkan cairan Shabondama dapat segera digunakan untuk atasi karhutla
Baca juga: Polda Kalteng ingatkan ancaman 10 tahun penjara bagi pembakar lahan perkebunan
Baca juga: BKSDA selamatkan induk dan anak orang utan dari kepungan karhutla di Kotim
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
