Logo Header Antaranews Kalteng

PT KLR dan PT TSA perkuat komitmen cegah karhutla di daerah melalui apel dan sosialisasi

Jumat, 4 September 2026 07:12 WIB
Image Print
PT Kridatama Lancar dan PT Teguh Sempurna saat melaksanakan apel dan simulasi dari kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla, ANTARA/Minamas Plantation

Pangkalan Bun (ANTARA) - Minamas Plantation melalui anak usahanya, PT Kridatama Lancar (KLR) dan PT Teguh Sempurna (TSA) menegaskan, bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah menjadi tanggung jawab bersama.

"Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat dan masyarakat menjadi kunci agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini dan tidak berkembang menjadi lebih besar,” kata Regional CEO Kalteng Kalbar Minamas Plantation Ondra Utama, Jumat.

Menurutnya, pentingnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mencegah karhutla. Karena dalam pencegahannya diperlukan kepedulian dan kesiapsiagaan bersama, terutama melalui peningkatan kesadaran masyarakat, deteksi dini, serta respons cepat apabila ditemukan potensi kebakaran.

Sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap karhutla di daerah, pihaknya memperkuat komitmen pencegahan dan kesiapsiagaan karhutla melalui kegiatan Sosialisasi dan Apel Siaga Karhutla bersama pemangku kepentingan terkait.

Hal tersebut sebagai langkah pihaknya, karena saat ini Kalimantan Tengah, sudah memasuki status Tanggap Darurat kebakaran hutan dan lahan.

Melalui kegiatan tersebut itu juga menjadi momentum untuk meningkatkan koordinasi, kewaspadaan, serta kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi potensi karhutla, khususnya di wilayah operasional perusahaan dan desa-desa sekitar.

Kegiatan itu dihadiri oleh jajaran manajemen PT Kridatama Lancar dan PT Teguh Sempurna, Muspika Kecamatan Mentaya Hulu, Muspika Kecamatan Seruyan Tengah, Kepala Desa Pantap, Ketua RT Desa Kapuk, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Ayawan dan Desa Sukamandang, serta tokoh masyarakat sekitar operasional perusahaan.

Pada kegiatan sosialisasi, Minamas Plantation langsung menghadirkan pemateri dari Kepala Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat yaitu Pahrul.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut Pahrul memberikan pemahaman mengenai potensi karhutla, langkah-langkah pencegahan. pentingnya kewaspadaan masyarakat, serta tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran.

Selain sosialisasi, peserta juga diberikan sesi tanya jawab, agar mereka mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai kondisi maupun pertanyaan, terkait upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah masing-masing.

"Sinergi dan kesiapsiagaan menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi karhutla. Kami mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengedepankan pencegahan,” ujarnya.

PT Kridatama Lancar dan PT Teguh Sempurna saat melaksanakan apel dan simulasi dari kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla, ANTARA/Minamas Plantation

Selain itu, Kehadiran Masyarakat Peduli Api (MPA) memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kewaspadaan masyarakat, melakukan pencegahan dini, serta mendukung penanganan awal apabila terjadi potensi kebakaran di wilayah desa.

Langkah yang dilakukan oleh PT Kridatama Lancar dan PT Teguh Sempurna ini, juga mendapatkan apresiasi dari Camat Mentaya Hulu Edison.

Dirinya menilai kegiatan sosialisasi dan apel siaga menjadi sarana penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla.

“Yang paling utama adalah pencegahan. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antara semua pihak, kita dapat bersama-sama menjaga wilayah agar tetap aman dari karhutla,” ungkap Edison.

Serta, terlibat juga Muspika Kecamatan Seruyan Tengah dalam kegiatan tersebut turut menunjukkan pentingnya sinergi lintas wilayah dalam menghadapi potensi karhutla.

Muspika Seruyan Tengah Kusmanto mengungkapkan, bahwa upaya pencegahan membutuhkan koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat.

“Kesiapsiagaan harus dibangun bersama. Koordinasi lintas wilayah sangat penting, karena karhutla tidak mengenal batas administrasi. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, potensi kebakaran dapat kita antisipasi lebih awal,” ungkapnya.

Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan Apel Siaga Karhutla sebagai bentuk kesiapan bersama menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel sekaligus meningkatkan koordinasi dalam penanganan apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi penanganan kebakaran, yang memperagakan langkah-langkah respons awal dalam menghadapi kejadian kebakaran.

Simulasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengambil tindakan secara cepat, tepat dan aman.

Baca juga: PT Indotruba dukung pencegahan dan penanganan karhutla

Baca juga: PT Indotruba Tengah bantu perbaiki perahu nelayan, hadirkan Program CSR bermanfaat

Baca juga: Komitmen sosial perusahaan, Minamas Plantation distribusikan 30 sapi kurban di Kalteng



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026