Logo Header Antaranews Kalteng

Pembangunan sumur bor di Marang perkuat penanganan karhutla

Selasa, 8 September 2026 17:07 WIB
Image Print
Tim gabungan melaksanakan pembangunan sumur bor di wilayah Kalimantan Tengah untuk mendukung penyediaan air dalam penanganan karhutla. (ANTARA/HO-Dishut Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustan Saining mengatakan pembangunan sumur bor dilakukan sebagai salah satu upaya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.

"Salah satunya adalah pembangunan sumur bor di wilayah rawan karhutla yakni di Kelurahan Marang Kota Palangka Raya," kata Agustan di Palangka Raya, Selasa.

Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari langkah tanggap darurat sekaligus upaya penyediaan sumber air dalam mendukung proses pemadaman apabila terjadi kebakaran terutama di kawasan lahan gambut.

Dalam pelaksanaannya kegiatan ini melibatkan lintas sektor, tak hanya dari jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kehutanan, namun juga meliputi personel Polri, TNI, Kementerian Kehutanan, Pemerintah Kota Palangka Raya maupun masyarakat.

"Di lapangan pengerjaan sumur bor dilakukan dengan dukungan alat berat ekskavator untuk membuka akses.," jelasnya.

Baca juga: Pemprov Kalteng pastikan penanganan karhutla dipacu, distribusi air bersih terus berjalan

Di sisi lain petugas gabungan juga menyiapkan mesin pompa air dan memasang jaringan pipa sumur bor secara manual bersama masyarakat.

Kadishut menekankan, sebagaimana arahan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, kolaborasi lintas instansi dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla.

"Keberadaan sumur bor diharap mampu mempercepat respons tim Satgas Karhutla bersama masyarakat ketika muncul titik api," jelasnya.

Di sisi lain, Agustan mengatakan, selain membantu proses pemadaman ketersediaan sumber air juga diharap menjaga kelembapan lahan gambut sehingga risiko kebakaran meluas dapat ditekan. Seluruh kegiatan tersebut berada di bawah komando jajaran pimpinan Polda Kalimantan Tengah.

Berdasarkan laporan Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 7 September 2026 tercatat sudah ada sebanyak 2.698 kejadian karhutla dengan luasan terbakar mencapai 8.139,12 hektare.

Baca juga: Berikut perkembangan penanganan karhutla di Seruyan

Baca juga: Pemkab Barito Utara perkuat sinergi hadapi puncak karhutla

Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya pastikan vitamin tim satgas terpenuhi



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026