
Penanganan karhutla di lintas Pangkalan Bun-Kolam terkendala akses dan sumber air

Pangkalan Bun (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah Nurhidayah mengatakan, kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lokasi lintas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama dalam kondisi mengkhawatirkan, sementara penanganan terkendala sulitnya akses dan sumber air di lokasi.
"Kondisi di lokasi tersebut cukup memakan waktu dalam satu hingga dua hari ini, posisi api juga mengkhawatirkan, serta terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh tim satgas kita," kata Nurhidayah di Pangkalan Bun, Rabu.
Dia mengatakan, beberapa kendala yang menjadi tantangan di lapangan bagi tim satgas di lokasi karhutla tersebut di antaranya minimnya sumber air.
"Meski menggunakan air yang tersisa, penanganan terus diupayakan, serta kita juga melakukan upaya dengan menggali beberapa embung untuk tampungan air," ucapnya.
Nurhidayah mengungkapkan, selain sumber air yang sulit didapat, petugas juga dihadapkan pada sulitnya akses jalan untuk menjangkau sampai ke lokasi titik api yang juga sangat jauh.
"Medan yang cukup jauh, untuk sampai ke titik lokasi kejadian itu dari poros jalan itu kita menempuh perjalanan kurang lebih tiga kilometer, serta akses jalan juga sangat kecil," ungkapnya.
Jalan kecil yang tersedia hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan mobil kecil, sementara untuk mobil besar seperti truk tangki air tidak bisa masuk ke lokasi tersebut.
"Karena areanya itu di dalam hutan, selang untuk menjangkau lokasi itu juga dibutuhkan yang cukup panjang," sebutnya.
Dengan kondisi ini, dia kembali mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat untuk mengindahkan himbauan yang telah diberikan, baik itu yang telah disampaikan melalui media elektronik dan juga media masa dan visual.
"Mari kita jaga lingkungan kita untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran sekecil apapun, baik itu yang membuka kebun, atau membakar sampah itu juga harus di perhatikan, pastikan terlebih dahulu api sudah benar-benar padam," ujarnya.
Menurutnya, bencana karhutla dan dampak kabut asap ini bukan hanya mengganggu kesehatan dan merusak lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap roda perekonomian masyarakat.
Dia juga memohon doa dan dukungan kepada masyarakat terhadap para petugas karhutla yang berjibaku dengan api di lapangan.
Hal tersebut disampaikan usai dirinya meninjau langsung ke lokasi kejadian karhutla di km 19 lintas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama.
Baca juga: Lahan terbakar capai 1.800 hektare, Kobar perpanjang status darurat karhutla
Baca juga: PT KLR dan PT TSA perkuat komitmen cegah karhutla di daerah melalui apel dan sosialisasi
Baca juga: Dukung penanganan karhutla, DWP Kobar sumbang logistik ke dapur umum relawan
Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
