
Kehadiran infrastruktur kelistrikan Pangkalan Bun-PT KLM pacu pertumbuhan industri di Kobar

Palangka Raya (ANTARA) - PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP KLB 3) berhasil menuntaskan pembangunan Extension Gardu Induk (GI) 150 kV Pangkalan Bun (Arah PT KLM) dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pangkalan Bun–PT KLM.
Dalam keterangan resmi PLN yang diterima di Palangka Raya, Jumat, menyampaikan infrastruktur tersebut telah sukses mendapatkan pemberian tegangan perdana (energization) dan siap mendukung kebutuhan kelistrikan sektor industri di Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Penyelesaian proyek ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menjawab kebutuhan sektor industri yang dinamis," kata Manager PLN UPP KLB 3 Asep Asikin.
Ketersediaan listrik yang andal merupakan faktor krusial dalam menunjang pertumbuhan dunia usaha dan industri. Melalui proyek ini, PLN memperkuat keandalan sistem kelistrikan guna memenuhi kebutuhan konsumen tegangan tinggi sekaligus membuka ruang bagi ekspansi industri di wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya.
Infrastruktur ini dirancang untuk menyalurkan tenaga listrik berkapasitas hingga 39 MVA. Kehadirannya diharapkan memberikan kepastian pasokan listrik yang berkesinambungan, meningkatkan produktivitas, serta menopang keberlanjutan operasional sektor industri.
Lebih lanjut, dampak positif pembangunan ini di proyeksikan menjangkau sektor yang lebih luas. Peningkatan aktivitas industri berpotensi menggerakkan perekonomian lokal, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Baca juga: PLN tuntaskan pembangunan infrastruktur kelistrikan Pangkalan Bun dengan mengutamakan K3
Bagi PLN, penyediaan jaringan kelistrikan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan saat ini, melainkan sebagai langkah strategis jangka panjang dalam mengakselerasi pertumbuhan daerah serta meningkatkan daya tarik investasi.
“Listrik memegang peranan vital dalam aktivitas industri. Dengan rampungnya pembangunan ini, kami memastikan kebutuhan konsumen tegakan tinggi didukung oleh infrastruktur yang andal guna mendorong produktivitas dan perkembangan dunia usaha di Kotawaringin Barat,” ujar Asep.
General Manager PLN UIP KLB Susilo menegaskan infrastruktur kelistrikan memiliki nilai strategis dalam memicu pertumbuhan ekonomi daerah dan menarik minat investor.
“PLN berposisi sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi. Ketersediaan listrik yang andal memberikan kepastian bagi industri untuk tumbuh dan berinvestasi, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami terus berkomitmen memperkuat infrastruktur kelistrikan demi mengoptimalkan potensi ekonomi di Kalimantan,” ungkap Susilo.
Melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkelanjutan, PLN UIP KLB dan UPP KLB 3 berkomitmen untuk terus mengawal pertumbuhan industri dan investasi di Kalimantan, demi mewujudkan fondasi ekonomi daerah yang tangguh dan kompetitif.
Baca juga: PLN pastikan infrastruktur kelistrikan Pangkalan Bun aman dan penuhi aspek lingkungan
Baca juga: PLN-Puskesmas Pahandut kolaborasi gelar pemeriksaan ISPA bagi warga
Baca juga: PLN Peduli berbagi 1.500 masker untuk warga di Palangka Raya
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
