
PT Sukajadi Sawit Mekar bergerak bersama pemerintah daerah bantu jaga Sampit dari karhutla

Sampit (ANTARA) - PT Sukajadi Sawit Mekar (SSM) mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Sampit. Dukungan dilakukan dengan menyiagakan satu regu pemadam kebakaran beserta satu armada mobil tangki suplai air untuk membantu penanganan di lapangan.
Dukungan tersebut merupakan respons cepat PT Sukajadi Sawit Mekar setelah Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, meminta dukungan perusahaan untuk turut membantu Satgas Penanganan Karhutla dan Kekeringan dalam menghadapi kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah lokasi dalam waktu yang hampir bersamaan.
Kondisi di lapangan juga menjadi tantangan tersendiri. Terutama kebakaran di lahan gambut yang membutuhkan penanganan lebih intensif karena api dapat menjalar hingga ke lapisan bawah permukaan tanah.
Di sisi lain, sejumlah sumber air seperti sumur dan parit mulai mengering akibat kondisi kemarau. Oleh karena itu, ketersediaan armada suplai air menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung proses pemadaman di lapangan.

“Ketika pemerintah daerah membutuhkan dukungan, kami berupaya merespons dengan sumber daya yang kami miliki. Tim kami bergabung dengan Satgas dan mengikuti arahan di lapangan, karena penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama dan koordinasi yang erat,” jelas General Manager PT Sukajadi Sawit Mekar, Rusli Salim.
Tim pemadam perusahaan yang terdiri dari enam personel dan didukung satu armada mobil tangki telah bergabung dalam upaya penanganan sejak pekan lalu. Seluruh kegiatan pemadaman dilakukan bersama Satuan Tugas Penanganan Karhutla dan Kekeringan Kabupaten Kotawaringin Timur di bawah koordinasi pemerintah daerah dan BPBD.
Area penanganan mencakup sejumlah lokasi di sekitar jalan utama Kota Sampit hingga wilayah yang berdekatan dengan permukiman warga. Kondisi tersebut membuat respons yang cepat dan terkoordinasi menjadi penting untuk mencegah api meluas dan menjaga keselamatan masyarakat.
Apresiasi disampaikan Pelaksana Harian Satgas Penanganan Karhutla dan Kekeringan Kotawaringin Timur, Rihel, atas dukungan PT Sukajadi Sawit Mekar dalam membantu penanganan karhutla di wilayah Sampit. Menurutnya, dukungan personel pemadam dan armada suplai air turut memperkuat upaya Satgas dalam menangani kebakaran yang terjadi di sejumlah lokasi.

“Dukungan personel pemadam dan suplai air ini sangat membantu kami dalam mengintensifkan penanganan karhutla. Apalagi, di Sampit, beberapa titik kebakaran berada dekat dengan permukiman warga. Karena itu, penanganannya harus dilakukan dengan cepat agar api tidak meluas dan membahayakan rumah maupun keselamatan masyarakat,” ujar Rihel.
Ia menambahkan, ketika kebakaran terjadi di beberapa lokasi dalam waktu yang berdekatan, ketersediaan personel dan armada menjadi sangat penting untuk memastikan setiap titik dapat segera ditangani.
“Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, kami memiliki tambahan kekuatan di lapangan sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi,” katanya.
Bagi PT Sukajadi Sawit Mekar, keterlibatan perusahaan dalam penanganan karhutla merupakan bagian dari upaya untuk membantu pemerintah dan masyarakat, khususnya ketika kejadian kebakaran berlangsung di beberapa lokasi dalam waktu yang berdekatan.

"Selain menjaga konsesi sendiri, kami juga membantu penanganan karhutla di desa-desa sekitar perusahaan. Sekarang, kami juga membantu penanganan karhutla di Sampit dengan mengirimkan regu pemadam dan mobil tanki suplai air. Juga ada bantuan air bersih untuk desa-desa yang memerlukan," tambah Rusli.
Dukungan PT Sukajadi Sawit Mekar tidak hanya dilakukan melalui pengerahan personel dan armada pemadam di Sampit. Sebelumnya, tim pemadam perusahaan juga telah melakukan upaya pencegahan dan penanganan karhutla di sekitar wilayah operasional, termasuk melalui patroli, pemadaman, serta dukungan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran.
Perusahaan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya dapat terus diperkuat selama kondisi kemarau masih berlangsung. Penanganan karhutla dinilai membutuhkan keterlibatan bersama, terutama untuk melindungi lingkungan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah terdampak.
“Karhutla adalah tantangan yang tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Satgas, serta membantu secara maksimal yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Harapannya, upaya bersama ini dapat membantu menjaga masyarakat dan lingkungan tetap aman,” tutup Rusli.
Baca juga: PT Sukajadi Sawit Mekar buka Posko Kesehatan bantu masyarakat terdampak karhutla
Baca juga: Komitmen tinggi PT Sukajadi Sawit Mekar bantu penanganan karhutla, sudah gencar sebelum kemarau
Baca juga: PT Sukajadi Sawit Mekar gencar bantu pencegahan dan penanganan stunting di Kotim
Baca juga: PT Maju Aneka Sawit sosialisasi bahaya karhutla dan berikan Reward MBA
Pewarta : Norjani
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
