
Bantuan Pemprov Kalteng dianggap ringankan beban masyarakat Bartim hadapi karhutla

Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, M Yamin menganggap bantuan paket sembako dari pemerintah provinsi, sangat membantu meringankan beban masyarakat setempat yang saat ini terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kekeringan.
Apalagi penyaluran bantuan tersebut langsung hadir dan dipimpin Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo semakin menambah semangat masyarakat Bartim, kata Yamin di Tamiang Layang, kemarin.
"Saya atas nama perintah daerah dan masyarakat Bartim, memberikan apresiasi dan terimakasih kepada pemprov atas bantuan paket sembako itu," ujarnya.
Adapun bantuan yang disediakan Pemprov Kalteng kepada masyarakat Bartim yakni 2.000 paket sembako dan disalurkan ke enam titik. Di mana paket sembako itu terdiri dari 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng dan 1 kilogram gula pasir.
Selain paket sembako, Pemprov Kalteng juga menyalurkan 75.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kekeringan. Dukungan lainnya berupa 500 tabung LPG 3 kilogram bagi pelaku UMKM, masker N95/KN95, multivitamin, serta layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Pemprov Kalteng juga menyerahkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) Tahap II kepada masyarakat Barito Timur. Tercatat sebanyak 4.894 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima KHBS, dengan 848 KPM di antaranya hadir dalam kegiatan yang dipusatkan di GPU Mantawara.
"Berbagai bantuan ini harapannya dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat dukungan pemerintah dalam menghadapi dampak karhutla dan kekeringan di kabupaten ini," tandas Yamin.
Dalam penyaluran itu, Wagub Kalteng Edy Pratowo mengatakan, berbagai bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah provinsi kepada masyarakat yang menghadapi dampak musim kemarau, kekeringan, dan karhutla di provinsi ini.
Langkah itu karena Kalimantan Tengah saat ini menghadapi tantangan akibat musim kemarau yang disertai fenomena El Nino. Kondisi itu menyebabkan kekeringan, membuat vegetasi mengering, serta meningkatkan potensi terjadinya karhutla dan kabut asap.
"Jadi, penanganan karhutla terus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, mahasiswa dan masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Diskominfops targetkan nilai interviu kinerja Pemdi 2026 Bartim sekitar 1,80
Edy pun menegaskan Pemprov Kalteng menyiapkan berbagai langkah penanganan, mulai dari pembangunan sumur bor, penyediaan tandon air bersih, penambahan armada pemadam, hingga distribusi air bersih. Bantuan pangan, LPG bagi pelaku usaha mikro, masker, pengobatan gratis dan vitamin juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat.
"Pelaksanaan water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sempat menghadapi kendala akibat jarak pandang yang terbatas karena kabut asap serta belum adanya potensi awan hujan," kata dia.
Dia pun juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga solidaritas, kebersamaan dan kondusivitas serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
"Mari kita tingkatkan rasa solidaritas, kebersamaan dan keharmonisan. Semoga dengan ikhtiar dan doa kita bersama, kondisi ini segera teratasi dan Barito Timur semakin SEGAH," demikian Edy.
(*Kontributor lepas
Baca juga: Bupati apresiasi bantuan Posyandu Kalteng ke masyarakat Bartim
Baca juga: Bartim dapat bantuan karhutla dari TP Posyandu Kalteng
Baca juga: Pemkab Bartim optimalkan Poslap Kecamatan demi percepat respon karhutla
Pewarta : Cakre (*
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
