Logo Header Antaranews Kalteng

Perkuat edukasi JKN, BPJS Kesehatan gandeng MUI Barut laksanakan Tasbih JKN

Jumat, 25 September 2026 07:52 WIB
Image Print
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Achmad Zainuddin dan Ketua MUI Kabupaten Barito Utara Rusmadi Darsani pada kegiatan TASBIH JKN (Transformasi Awareness dan Sinergi Bersama Insan Dakwah JKN) di ruang rapat Kantor BPJS Kesehatan setempat, Muara Teweh, Selasa (22/9/2026). ANTARA/HO-BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh

Muara Teweh (ANTARA) - BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan melaksanakan TASBIH JKN (Transformasi Awareness dan Sinergi Bersama Insan Dakwah JKN).

“Kesehatan merupakan salah satu nikmat yang sangat berharga. Pentingnya kesehatan sering kali baru benar-benar dirasakan ketika seseorang atau keluarganya menghadapi kondisi sakit," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Achmad Zainuddin di ruang rapat Kantor BPJS Kesehatan setempat di Muara Teweh, Selasa.

Menurut Achmad, pelaksanaan TASBIH JKN merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara BPJS Kesehatan dengan MUI serta insan dakwah. Hal tersebut dinilai penting karena para ulama, memiliki kedekatan yang erat dengan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, kata dia, diharapkan bersama-sama dapat memberikan kesadaran akan nikmat sehat sekaligus pentingnya memiliki jaminan kesehatan kepada orang terdekat ataupun masyarakat luas, terlebih lagi dengan bantuan dari para insan dakwah untuk menyampaikan.

“BPJS Kesehatan tidak dapat berjalan sendiri, membangun masyarakat yang sehat membutuhkan kebersamaan. Bersama dengan pemerintah, fasilitas kesehatan, masyarakat, dan tentu membutuhkan para ulama serta insan dakwah,” jelasnya.

Achmad menekankan bahwa penyebaran informasi yang benar dapat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan kesehatan dan berbagai kemudahan yang telah dihadirkan oleh BPJS Kesehatan khususnya terkait permintaan informasi, administrasi maupun pengaduan.

“Pada saat ini BPJS Kesehatan memiliki beberapa kanal yang dapat digunakan seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa) di 08118165165, dan Care Center 165, semua dapat diakses secara online yang tentu saja sudah sangat mudah dan sesuai dengan perkembangan zaman,” kata Achmad Zainuddin.

Baca juga: Program JKN jamin pengobatan anak penderita talasemia asal Desa Pendreh

Melalui kegiatan TASBIH JKN, BPJS Kesehatan berharap sinergi bersama MUI dan insan dakwah dapat semakin kuat, sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh informasi JKN yang benar, memahami pentingnya perlindungan kesehatan, serta dapat memanfaatkan Program JKN dengan baik.

Di tempat yang sama, Ketua MUI Kabupaten Barito Utara Rusmadi Darsani mengatakan sebagai insan dakwah memiliki andil kuat di masyarakat dan harus punya maklumat cukup hingga perwakilan MUI yang sudah ada diseluruh kecamatan dapat bersinergi dengan baik.

“Setidaknya ketika berdakwah katakanlah satu jam, mungkin 10 atau 5 menit ketika ada masyarakat yang bertanya masalah JKN ini, orang-orang MUI sangat cakap dan pas untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ucap dia.

Ia juga menekankan betapa pentingnya kesehatan bagi individu masing-masing, orang terdekat, lingkungan sekitar kita dan masyarakat secara umum.

“Kalau ada keluarga terdekat yang sakit tentu kita juga kalang kabut, oleh karena itu pemahaman terkait JKN ini sangat krusial sehingga dapat bermanfaat untuk semua,” ujar dia.

Baca juga: BPJS Kesehatan Muara Teweh harapkan mahasiswa jadi agen informasi JKN

Baca juga: Pemkab dan BPJS terus perkuat data peserta JKN di Bartim

Baca juga: Pemkab Barito Utara perkuat implementasi Program JKN untuk capai UHC



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026