Logo Header Antaranews Kalteng

Gubernur Kalteng pastikan bantuan karhutla-KHBS tepat sasaran di Palangka Raya

Senin, 28 September 2026 16:40 WIB
Image Print
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi Lurah Langkai Muhamad Abidin menyerahkan secara simbolis bantuan pangan terhadap masyarakat yang terdampak karhutla dan KHBS di Kota Palangka Raya, Senin (28/9/2026). ANTARA/Adi Antara

Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran turun langsung menyaluran bantuan pangan bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bantuan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di sejumlah titik di Kota Palangka Raya.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang terdampak karhutla dan warga yang memenuhi kriteria penerima bantuan mendapatkan dukungan kebutuhan pokok dari pemerintah.

"Saya tidak pandang agama, suku dan ras dalam memberikan bantuan ini. Yang jelas, warga saya yang berhak menerima wajib mendapatkannya. Makanya saya turun agar mengetahui warga saya yang berhak menerimanya," kata Agustiar Sabran usai menyalurkan langsung pembagian bantuan tersebut di Jalan Marina Permai, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin.

Agustiar Sabran menegaskan, penerima bantuan pangan karhutla dan KHBS harus di data secara tepat sehingga tidak terjadi penerimaan bantuan secara ganda. Warga yang telah menerima bantuan KHBS tidak diperbolehkan kembali menerima bantuan pangan karhutla.

Baca juga: Disdukcapil-Kelurahan Langkai perluas akses IKD bagi disabilitas di Palangka Raya

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi Lurah Langkai Muhamad Abidin (kanan) berfoto bersama usai melakukan penyaluran bantuan pangan terhadap masyarakat yang terdampak karhutla dan KHBS di Kota Palangka Raya, Senin (28/9/2026). ANTARA/Adi Antara

Menurut dia, bantuan KHBS diberikan secara bertahap kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan dalam satu tahun ini telah disalurkan beberapa kali sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga.

"Semoga apa yang sudah kami lakukan bermanfaat bagi warga yang bear-benar membutuhkan dalam kondisi seperti ini," bebernya.

Dilokasi yang sama Lurah Langkai Muhamad Abidin mengatakan, khusus di wilayahnya terdapat sebanyak 500 kepala keluarga (KK) terdampak karhutla yang menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak.

Baca juga: Pertamina apresiasi kepedulian siswa SD Islam NU Palangka Raya terhadap karhutla

Sementara itu, penerima KHBS tahap kedua di Kelurahan Langkai tercatat sebanyak 1.492 KK. Dari jumlah tersebut, bantuan telah disalurkan kepada 777 KK.

"Untuk bantuan pangan karhutla ada 500 kepala keluarga yang terdampak dan mendapatkan bantuan berupa beras serta minyak. Sedangkan KHBS tahap dua sebanyak 1.492 kepala keluarga dan yang sudah tersalurkan sebanyak 777 kepala keluarga," katanya.

Abidin mengungkapkan, untuk jumlah penduduk di Kelurahan Langkai mencapai 9.932 KK. Dengan jumlah tersebut, pihak kelurahan bersama Ketua Rukun Tegangga (RT) terus melakukan pendataan agar masyarakat yang memenuhi kriteria dapat terakomodasi dalam program bantuan pemerintah.

Baca juga: Lurah Langkai ajak warga cegah karhutla dengan tidak membakar lahan

"Bapak gubernur juga meminta kami pihak kelurahan dan RT untuk mendata warga kami, agar bisa ter-cover dalam bantuan pangan karhutla, terutama mereka yang terdampak karhutla," ujarnya.

Ia menambahkan pendataan menjadi penting untuk memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran sekaligus menghindari adanya warga yang menerima bantuan secara ganda.

"Kami akan tindak lanjuti sesuai arahan dari pak gubernur, sehingga warga kami yang terdampak karhutla bisa menerima bantuan yang nantinya disalurkan," demikian Abidin.

Berdasarkan informasi yang di himpun, selain di kawasan Kelurahan Langkai Gubernur Kalteng juga menghadiri kegiatan yang sama di beberapa tempat seperti kawasan Kelurahan Kereng Bangkirai dan Kelurahan Pahandut tepatnya di Pelabuhan Rambang.



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026