Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab berikan rumah baru kepada 50 KK korban abrasi di Gunung Mas

Rabu, 30 September 2026 16:08 WIB
Image Print
Bupati Gumas Jaya S Monong melakukan groundbreaking Rumah Khusus di Desa Tumbang Sepan, Kecamatan Manuhing, Selasa (29/9/2026). ANTARA/HO-PWI Gumas.

Kuala Kurun (ANTARA) - Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) Desa Tumbang Sepan, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, yang menjadi korban abrasi Sungai Manuhing, akan segera memiliki rumah baru.

Bupati Gumas Jaya S Monong saat groundbreaking pembangunan di Tumbang Sepan, Selasa, mengatakan, rumah baru tersebut merupakan program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), yakni Rumah Khusus.

"Sejak 2017, Pemkab Gumas telah secara intensif mengajukan proposal usulan pembangunan Rumah Khusus kepada Pemerintah Pusat. Puji Tuhan, pada tahun 2026 ini aspirasi masyarakat resmi direalisasikan," ungkapnya.

Usulan itu berawal dari kondisi warga. Menurut Bupati, sejumlah rumah di pinggiran Sungai Manuhing rusak berat, bahkan hanyut terbawa arus akibat abrasi, sehingga warga kehilangan tempat tinggal yang aman.

Ia menegaskan, pembangunan Rumah Khusus yang dimulai hari ini bukanlah proses instan, melainkan buah dari perjuangan panjang sekaligus bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons kejadian yang dialami warga.

Selain Rumah Khusus, kata Jaya, kabupaten ini juga mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Pusat, yakni program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. Tahun ini, alokasinya sebanyak 227 unit yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten.

Untuk mendapatkan dukungan serupa, tim perumahan daerah diminta lebih cepat, sigap, dan responsif menyusun data teknis serta proposal usulan program strategis kepada pemerintah pusat maupun provinsi, termasuk penanganan kawasan permukiman kumuh.

Baca juga: Pemkab Gumas minta tiga desa siapkan pelaksanaan pilkades PAW

Sementara itu, pembangunan 50 unit Rumah Khusus ini dikerjakan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Kalimantan, sedangkan PT Awan Mitra Aditya bertindak sebagai kontraktor pelaksana.

Kepada kontraktor pelaksana, konsultan supervisi, dan konsultan perencana diminta agar bekerja dengan kualitas terbaik, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Bangunan ini menjadi harapan baru bagi penerima manfaat.

Bupati Gumas itu mengajak seluruh warga penerima manfaat dan masyarakat Desa Tumbang Sepan, agar mendukung kelancaran pembangunan, serta ikut menjaga bangunan Rumah Khusus itu bersama-sama setelah selesai dibangun.

Selain itu, Pemkab Gumas menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) ULP Palangka Raya Barat. Berkat sinergi, jaringan listrik kini terpasang dan dinikmati masyarakat Tumbang Sepan dan Desa Bereng Balawan Kecamatan Manuhing.

"Kehadiran listrik PLN tentu menjadi babak baru dalam mendorong roda perekonomian, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan warga di wilayah pelosok," demikian Jaya.

Baca juga: Pembudi daya ikan di Gunung Mas terpaksa panen dini imbas kemarau

Baca juga: Pemkab Gumas hadirkan tiga ton beras premium bersubsidi saat GPM di Kurun

Baca juga: Pemkab Gunung Mas genjot inventarisasi aset tanah



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026