Logo Header Antaranews Kalteng

TNI AD buka akses jalan antardesa di Katingan melalui program MANDAU

Kamis, 1 Oktober 2026 14:03 WIB
Image Print
TNI AD buka akses jalan antardesa di Katingan melalui program MANDAU. ANTARA/Naslee.

Kasongan (ANTARA) - TNI AD melalui program Membangun Akses dan Sumber Daya Wilayah dengan Aksi Unggul (MANDAU) membuka akses jalan yang menghubungkan Desa Tumbang Atei, Kecamatan Sanaman Mantikei, dengan Desa Tumbang Baraoi, Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dandim 1019/Katingan, Letkol Kav Prima Wahyudi di Kasongan, kemarin mengatakan Bakti TNI merupakan bentuk kehadiran TNI dalam membantu masyarakat sesuai dengan kebutuhan di wilayah.

“Kami berupaya kegiatan Bakti TNI ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses dan mendukung kebutuhan warga di wilayah,” ujarnya.

Selain membuka akses jalan, TNI AD melalui program tersebut juga membangun sumur bor di SMPN 2 Sanaman Mantikei untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.

Prima mengatakan keberhasilan pelaksanaan program membutuhkan dukungan dan kerja sama pemerintah daerah, perusahaan serta masyarakat agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Dukungan pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat sangat penting. Dengan adanya sinergi, kegiatan seperti ini dapat terlaksana dan manfaatnya bisa dirasakan bersama,” katanya.

Ia menambahkan program MANDAU menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam membuka akses wilayah dan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Dengan terbukanya akses jalan serta tersedianya sumber air bersih, kegiatan Bakti TNI AD tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat secara berkelanjutan, khususnya di Kecamatan Sanaman Mantikei dan wilayah sekitarnya.

Akses jalan yang lebih terbuka dapat memangkas hambatan mobilitas warga antardesa, terutama untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut juga memudahkan masyarakat menjangkau fasilitas pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan administrasi dan sosial lainnya.

Dari sisi ekonomi, kemudahan transportasi dapat mendukung masyarakat membawa hasil perkebunan, pertanian maupun usaha lainnya menuju lokasi pemasaran. Akses yang lebih baik juga membuka peluang terjadinya aktivitas ekonomi antardesa karena pergerakan orang dan barang menjadi lebih mudah.

Baca juga: Tinjau jalan Cempaka Mulia-Kampung Melayu, Komisi IV DPRD Kalteng dititipi aspirasi tiga desa

Dalam jangka panjang, keterhubungan antar wilayah dapat memperkuat hubungan sosial dan membuka peluang pengembangan potensi desa. Akses jalan tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjadi infrastruktur pendukung bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan keterhubungan dengan wilayah lain.

"Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Bakti TNI AD untuk Rakyat yang diarahkan untuk mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga antardesa. Pembukaan akses jalan juga diharapkan membantu masyarakat dalam mengangkut hasil usaha serta memenuhi kebutuhan sehari-hari," demikian Prima Wahyudi.

Baca juga: Wabup Katingan sebut program BSPS wujudkan hunian lebih layak

Baca juga: Pemkab Katingan perkuat satgas hadapi ancaman karhutla

Baca juga: Pemkab Katingan perkuat peran adat dalam pembangunan



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026