
Sekda Gumas tegaskan Pancasila tak bisa digoyang atau diubah

Kuala Kurun (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Richard menegaskan Pancasila tidak dapat digoyang ataupun diubah karena merupakan dasar dan fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Pancasila tidak bisa digoyang maupun diubah karena menjadi pundamen dan dasar saat bangsa ini didirikan," ucapnya usai mengikuti peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara daring dari Kuala Kurun, Kamis.
Menurut Richard, peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap memegang teguh Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.
Ia mengatakan peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S) menjadi salah satu bagian kelam dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Peristiwa tersebut menyebabkan gugurnya sejumlah perwira TNI Angkatan Darat dan kemudian menjadi bagian dari sejarah yang melatarbelakangi peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Richard menjelaskan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memuat dasar negara yang menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Karena itu, Pancasila sebagai dasar negara harus tetap dipertahankan oleh bangsa Indonesia karena menjadi fondasi berdirinya bangsa ini," ujarnya.
Sekda Gumas itu pun berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi momentum bagi aparatur sipil negara (ASN), masyarakat, serta pelajar mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Gunung Mas, sebagai upaya memahami sejarah bangsa sekaligus memperkokoh semangat persatuan dan kebangsaan.
Baca juga: Pemkab Gumas minta tiga desa siapkan pelaksanaan pilkades PAW
Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Peringatan tersebut berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang diikuti penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira TNI Angkatan Darat.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam sejarah politik dan ketatanegaraan Indonesia. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dikaitkan dengan upaya mengenang peristiwa tersebut, sekaligus menegaskan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Iceu Purnamasari berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi generasi muda untuk memahami perjuangan yang telah dilalui para pahlawan bangsa.
"Pembangunan ini tidak terputus, perjuangan kita tidak terputus, sehingga anak-anak muda kita semakin mencintai dan menjadi pengisi pembangunan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia," demikian Iceu.
Baca juga: Pembudi daya ikan di Gunung Mas terpaksa panen dini imbas kemarau
Baca juga: Hujan akhirnya guyur Kuala Kurun
Baca juga: Pemkab Gumas hadirkan tiga ton beras premium bersubsidi saat GPM di Kurun
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
