
Wabup Kapuas apresiasi penerapan Kamis Hanjak Berbudaya di sekolah

Kuala Kapuas (ANTARA) - Wakil Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Dodo mengapresiasi dan mendukung Dinas Pendidikan setempat yang telah menginisiasi program Kamis Hanjak Berbudaya, sehingga mulai diterapkan di sejumlah sekolah di kabupaten tersebut.
"Hari ini kita berada di SMPN 2 Pulau Petak dalam rangka pencanangan Kamis Hanjak Berbudaya. Ada berbagai potensi budaya Suku Dayak yang dilestarikan. Setelah ini, akan diikuti sejumlah sekolah," kata Dodo di sela kegiatan tersebut, Kamis.
Ia mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas melestarikan budaya daerah, sekaligus memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui pengenalan kearifan lokal.
Menurut dia, program tersebut menjadi wadah untuk mengenalkan dan melestarikan berbagai potensi budaya Dayak kepada generasi muda, sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah sejak dini.
Dodo berharap pelaksanaan Kamis Hanjak Berbudaya dapat membentuk karakter peserta didik, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah, serta mendorong mereka menghargai dan melestarikan budaya Dayak sebagai bagian dari identitas masyarakat Kabupaten Kapuas.
Pencanangan Kamis Hanjak Berbudaya merupakan tindak lanjut kebijakan Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno melalui Surat Edaran Nomor 400.6.1/123/DISDIK/I/2026 tentang Penggunaan Lawung/Sumping dan Bahasa Dayak, sebagai Bahasa Pengantar di Satuan Pendidikan se-Kabupaten Kapuas pada hari tertentu.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian budaya lokal dan memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di lingkungan sekolah.
"Melalui pelaksanaan Kamis Hanjak Berbudaya, Pemkab Kapuas berharap nilai-nilai budaya Dayak dapat terus diwariskan kepada generasi penerus sehingga tetap hidup, dikenal, dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya di kalangan pelajar," kata Dodo.
Baca juga: 3.434 hektare lahan terbakar di Kapuas hingga September 2026
Usai meresmikan Kamis Hanjak Berbudaya, Dodo yang juga menjabat Ketua KORMI Kabupaten Kapuas menyerahkan bantuan berupa dua buah sipet, satu buah papan target, dan 12 buah damek atau anak sumpit kepada SMPN 2 Pulau Petak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) Setda Kapuas Budi Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Suwarno Muriyat, perwakilan Kecamatan Pulau Petak, Kepala SMPN 2 Pulau Petak Rahma Fitri Awal, Mantir Sei Tatas Hilir Tanduh, serta dewan guru dan siswa SMPN 2 Pulau Petak.
Baca juga: Pemkab Kapuas salurkan air bersih ke warga terdampak kemarau di Mandomai
Baca juga: Wabup Dodo tekankan peran gereja memperkuat persatuan di Kapuas
Baca juga: Status tanggap darurat kekeringan dan karhutla di Kapuas kembali diperpanjang
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
