Logo Header Antaranews Kalteng

Ketua DPRD Palangka Raya tinjau pelayanan kesehatan Puskesmas Menteng

Jumat, 2 Oktober 2026 15:25 WIB
Image Print
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, pada saat meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Menteng. ANTARA/Rajib Rizali.

Palangka Raya (ANTARA) - Ketua DPRD Palangka Raya, Kalimantan Tengah Subandi meninjau langsung kondisi pelayanan kesehatan di Puskesmas Menteng, termasuk layanan bagi masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.

“Pelayanan di Puskesmas Menteng tetap berjalan dengan baik. Kami melihat pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap dilakukan, termasuk untuk kondisi darurat dan kebutuhan layanan selama 24 jam,” katanya di Palangka Raya, Jumat.

Dari hasil pengawasan tersebut, Puskesmas Menteng diketahui tetap menyediakan pelayanan oksigen selama 24 jam serta layanan instalasi gawat darurat (IGD) selama 24 jam.

Pelayanan persalinan juga tetap berjalan. Hingga saat ini, tercatat sudah tujuh orang yang melahirkan dan mendapatkan pelayanan di Puskesmas Menteng.

“Untuk pelayanan IGD 24 jam dan pelayanan persalinan juga berjalan. Sampai sekarang sudah ada tujuh orang yang melahirkan di Puskesmas Menteng,” ucapnya.

Baca juga: Satlantas Polresta Palangka Raya perkuat pemantauan balap liar selama PJJ

Subandi juga menyoroti jumlah masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Dalam kondisi normal, Puskesmas Menteng dapat melayani sekitar 150 pasien, sedangkan saat kondisi kabut asap jumlah kunjungan berada di kisaran 80 pasien.

Di sisi lain, jumlah pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tercatat mengalami penurunan. Pada Agustus terdapat 538 pasien ISPA, kemudian turun menjadi 374 pasien pada September.

“Untuk pasien ISPA, dari data yang kami dapat, Agustus sebanyak 538 pasien dan September turun menjadi 374 pasien. Ini menjadi bagian yang kami lihat dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Subandi menilai, pelayanan bagi peserta BPJS yang melakukan kontrol atau pengobatan rutin juga sudah dapat dilakukan langsung di Puskesmas Menteng. Puskesmas telah memisahkan pelayanan pasien anak dengan pasien dewasa dan lanjut usia.

Dalam pengawasan tersebut, Subandi juga menerima informasi terkait kebutuhan tenaga terapis gigi dan mulut. Saat ini terdapat kekurangan dua tenaga karena satu tenaga memasuki masa pensiun dan satu lainnya meninggal dunia.

“Kami juga melihat ada kebutuhan tambahan tenaga terapis gigi dan mulut. Kemudian ada usulan penimbunan lahan di bagian belakang untuk parkir karena kondisi parkir di depan sudah penuh sampai ke jalan,” pungkas Subandi.

Baca juga: Swiss-Belhotel Danum hadirkan Family Fresh Air Gateway, maksimalkan momen berharga bersama keluarga

Baca juga: BRI KC Samarinda Gajah Mada peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026

Baca juga: Kemenkum Kalteng bahas lima Raperbup Murung Raya



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026