Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Bartim: Dunia usaha harus ambil bagian dalam pembangunan daerah

Jumat, 2 Oktober 2026 17:21 WIB
Image Print
Bupati Barito Timur M Yamin. ANTARA/HO.

Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, M Yamin mengajak seluruh dunia usaha yang ada di wilayah setempat, agar turut aktif memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).

"Pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Keterlibatan dunia usaha diperlukan agar program pembangunan dapat menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas," kata Yamin saat membuka Rapat Finalisasi Usulan Program TJSLP Tahun 2026 di Tamiang Layang, Jumat.

Menurut dia, program TJSLP menjadi salah satu ruang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kontribusi dunia usaha perlu direncanakan secara terarah dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Barito Timur.

Yamin mengatakan rapat finalisasi usulan TJSLP bukan sekadar membahas daftar kegiatan perusahaan, tetapi juga untuk menyepakati jenis kegiatan, lokasi pelaksanaan, sasaran penerima manfaat, dan waktu pelaksanaan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta kondisi wilayah.

Dia menekankan pentingnya koordinasi antara perusahaan, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan Forum Pelaksana TJSLP dalam menyusun program.

"Setiap usulan perlu dibahas secara terbuka dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kemampuan perusahaan, dan arah pembangunan daerah," ujarnya.

Pelaksanaan TJSLP di Kabupaten Barito Timur mengacu pada Peraturan Bupati Barito Timur Nomor 40 Tahun 2025 sebagai aturan pelaksana Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2022 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan.

Baca juga: Pemkab Bartim tetap waspada sekalipun tren kejadian karhutla menurun

Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah berharap program yang dilaksanakan perusahaan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling melengkapi sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

"Saya berharap seluruh usulan TJSLP Tahun 2026 dapat difinalisasi dengan baik dan dilaksanakan secara efektif, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan," kata Yamin.

Menurut orang nomor satu di lingkup Pemkab Bartim itu, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Barito Timur.

Baca juga: Pemkab Bartim perkuat penghormatan HAM melalui penetapan Kampung Redam

Baca juga: Pemkab Bartim targetkan 13 ribu orang terlayani pemeriksaan kesehatan gratis

Baca juga: Pemkab Bartim saring 71 inovasi OPD dan masyarakat dalam lomba Krenova 2026



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026