
Gubernur Kalteng fokus dorong kemandirian ekonomi masyarakat

Sampit (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmennya meningkatkan dukungan terhadap kegiatan perekonomian dengan harapan bisa mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.
"Bantuan-bantuan yang kami berikan ini sifatnya untuk jangka pendek. Harapan kami, perekonomian masyarakat bisa terus kita dorong dan ditingkatkan sehingga mampu mandiri," kata Agustiar di Sampit, Minggu.
Hal itu disampaikannya saat pembagian bantuan bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur. Kali ini penyaluran bantuan dilaksanakan di Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang untuk masyarakat setempat yang berhak menerima bantuan.
Bantuan ini diberikan di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Gubernur berkeliling memastikan penyaluran bantuan ini tepat sasaran sehingga diharapkan bisa membantu meringankan beban warga di tengah situasi karhutla yang masih terjadi.
Dia menyebut, saat ini setidaknya ada sekitar 400.000 kepala keluarga yang menjadi sasaran bantuan terdampak karhutla, termasuk sekitar 9.000 penerima di Kecamatan Baamang. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah karena pemerintah daerah tetap membuka laporan bagi warga yang berhak menerima bantuan namun belum masuk dalam daftar penerima.
Warga yang ingin mengusulkan sebagai penerima bantuan bisa melapor ke kanal Lapor Pak Gubernur atau bisa melalui kepala desa, lurah atau camat masing-masing. Selanjutnya nama yang diusulkan akan diverifikasi untuk memastikan penyaluran bantuan nantinya tepat sasaran kepada orang yang memang berhak menerima.
Bantuan disalurkan untuk meringankan beban masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara pemerintah bersama semua pihak terkait terus berusaha maksimal mengatasi karhutla hingga nanti benar-benar bisa dikendalikan.
Selain bahan pangan, bantuan yang diberikan di tengah karhutla ini juga ada berupa air bersih. Di Kotawaringin Timur, bantuan air bersih sebagian besar disalurkan ke wilayah selatan yang sejak awal kemarau sudah dilanda kesulitan air bersih.
Terkait bantuan pangan, Agustiar kembali menegaskan bahwa ini merupakan program jangka pendek. Pemerintah provinsi berupaya mendorong peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui program-program fasilitasi bantuan keuangan dan keterampilan kerja.
"Kami berupaya memberikan "pancing" supaya masyarakat mandiri secara ekonomi. Di antaranya memfasilitasi KUR (Kredit Usaha Rakyat), pelatihan keterampilan menjahit, bengkel dan lainnya. Jadi bantuan ini tidak selamanya. Tapi bagi yang memang masih membutuhkan, tentu tetap kita bantu karena itu memang tugas dan kewajiban pemerintah," tegas Agustiar.
Agustiar menegaskan komitmen pemerintahannya untuk tetap memberikan bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lainnya. Bantuan disalurkan melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dan program lainnya yang langsung menyentuh kepada masyarakat.
"Ini komitmen saya. Kalau saya salah, tolong tegur saya. Mohon maaf banyak yang masih perlu ditingkatkan. Jaga keberagamaan dan toleransi di Bumi Isen Mulang. Jaga persatuan dan kegotongroyongan," demikian Agustiar.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada gubernur atas berbagai bantuan yang diberikan untuk masyarakat di daerah ini. Bantuan bahan pangan dan air bersih memang sangat dibutuhkan masyarakat di tengah karhutla dan kemarau yang masih terjadi saat ini.
Menurut Irawati, kehadiran gubernur merupakan wujud kecintaan dan kepedulian seorang pemimpin kepada masyarakat. Gubernur ingin memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
"Bahkan untuk bantuan air bersih ini bukan hanya sekarang, tetapi sudah berjalan sejak empat bulan sebelumnya. Dan beliau memang sangat memperhatikan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur. Kami dan seluruh masyarakat sangat berterima kasih," demikian Irawati.
Sementara itu beberapa penerima bantuan menyampaikan terima kasihnya atas bantuan tersebut. Bagi mereka, bantuan ini sangat berarti dan menunjukkan kepedulian pemimpin kepada masyarakatnya.
"Kami senang dan sangat berterima kasih atas bantuan ini. Bahkan Pak Gubernur langsung datang ke sini bersama rombongan mengantar bantuan ini. Kami sangat berterima kasih," demikian Rahmah, salah seorang penerima bantuan.
Baca juga: DPRD Kotim minta inpres larangan bakar lahan disosialisasikan optimal
Baca juga: Legislator minta Pemkab Kotim antisipasi dampak kemarau panjang terhadap ketahanan pangan
Baca juga: Bupati Kotim salurkan bantuan untuk MPA enam kecamatan wilayah utara
Pewarta : Norjani
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
