
Bupati Kapuas ajak masyarakat peduli bantu cegah karhutla

Kuala Kapuas (ANTARA) - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno, mengajak seluruh pihak serta masyarakat untuk bersama-sama peduli mencegah dan meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah masing-masing.
“Saya berharap dengan kondisi karhutla ini, kita bisa bersama-sama berupaya meminimalisir kebakaran. Dampaknya luar biasa, seperti yang kita lihat sendiri yang seharusnya terang dan cerah, tetapi diselimuti kabut,” kata Bupati Wiyatno di Kuala Kapuas.
Hal itu disampaikannya, saat melaksanakan kunjungan kerja, sekaligus menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak kekeringan dan karhutla ke sejumlah desa dan kelurahan di beberapa kecamatan di kabupaten setempat, bersama Ketua I DPRD Kapuas, Yohanes, Sekda Kapuas, Usis I. Sangkai, para Asisten Setda Kapuas, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kapuas.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kapuas bersama rombongan mengunjungi Kecamatan Kapuas Murung, Kecamatan Dadahup dan Kecamatan Mantangai. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemkab Kapuas terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan dan karhutla sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Safari Jumat di Masjid Su’ada, Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung. Usai melaksanakan salat Jumat, Bupati Kapuas berbincang bersama pengurus masjid sekaligus menyerahkan bantuan untuk mendukung kegiatan dan kebutuhan masjid.
Selanjutnya, Bupati Wiyatno menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak di sejumlah desa dan kelurahan.
Ia berharap bantuan pangan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap warga yang terdampak.
“Mudah-mudahan bantuan ini ada manfaat dan berkahnya buat bapak dan ibu sekalian,” harapnya.
Wiyatno menjelaskan, Pemkab Kapuas sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah non-pasang surut, di antaranya Kecamatan Timpah dan Pujon. Ke depan, penyaluran bantuan akan terus diarahkan ke wilayah lain yang membutuhkan, termasuk kawasan pasang surut seperti Tamban Catur dan Lupak.
Bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat terdampak meliputi Kelurahan Palingkau Lama sebanyak 1.194 paket, Desa Dadahup 168 paket, Desa Bina Jaya 204 paket, Desa Bentuk Jaya 288 paket, Desa Harapan Baru 310 paket, Desa Sumber Alaska 101 paket, Desa Mantangai Tengah 446 paket, Desa Mantangai Hilir 425 paket, Desa Mantangai Hulu 336 paket, Desa Katunjung 68 paket, dan Desa Tumbang Mangkutup 81 paket.
“Penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam menangani dampak kekeringan dan karhutla di sejumlah wilayah,” demikian Wiyatno.
Baca juga: Kemunculan buaya dua meter gegerkan warga di Sungai Kapuas
Baca juga: Wabup Kapuas apresiasi penerapan Kamis Hanjak Berbudaya di sekolah
Baca juga: 3.434 hektare lahan terbakar di Kapuas hingga September 2026
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
