J&T Express bangun megahub percepat alur distribusi paket

id J&T Express, jasa pengiriman, pasar asia tenggara, asean,Megahub

CEO J&T Express Robin Lo. (Dokumentasi J&T Express) (Dokumentasi J&T Express)

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan jasa pengiriman PT Global Jet Express, pemilik merek dagang J&T Express mulai membangun megahub untuk mempercepat alur distribusi paket pengiriman.

Proyek pembangunan megahub yang dimulai pada Juli lalu ditargetkan bisa selesai November untuk kemudian akan dioperasikan secara penuh akhir Desember 2019.

"Apa ini bisa bantu meningkatkan pengiriman? Sebenarnya pengiriman kita selalu meningkat, jadi harusnya Desember nanti akan ada pengiriman 1,5 juta paket per hari, dan megahub ini akan sangat membantu sekali proses penyortiran," kata CEO J&T Robin Lo di Jakarta, Kamis.

Megahub akan dibangun dua lantai di atas lahan seluas 4,5 hektare di kawasan Jakarta Barat yang lokasinya masih cukup dekat dengan kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Robin, pembangunan megahub merupakan upaya meningkatkan layanan pengiriman yang lebih masif. Terutama di Jakarta, yang menjadi titik pusat di mana hampir semua paket akan masuk melalui kota ini baru kemudian dikirim ke kota tujuan.

Meski enggan menyebut jumlah investasi untuk pembangunan megahub, perusahaan mengeluarkan dana internal untuk membangun fasilitas tersebut.

"Sudah mulai dibangun Juli kemarin dan dananya dari perusahaan, tidak ada pinjaman," tutur Robin.

Pada 2018, perusahaan telah membangun gudang sortir otomatis di Semarang dan Surabaya. Sementara gudang sortir otomatis di Bandung masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan rampung tahun ini.

Sejak berdiri pada 2015 lalu, J&T Express telah memiliki 2.000 titik pengantaran dan 2.000 titik pengumpulan paket di seluruh Indonesia. Dengan 31 ribu sumber daya manusia dan 1.500 armada, perusahaan itu telah memiliki 72 gudang sortir untuk memfasilitasi distribusi pengiriman di tiap kota.

Tahun ini J&T Express berhasil mencapai pengiriman 1 juta paket per hari di luar musim puncak. Sementara secara rata-rata pengiriman di seluruh Asia Tenggara mencapai 1,5 juta paket per hari untuk pengiriman domestik di masing negara.

Baca juga: J&T Express bidik pengiriman antarnegara di Asia Tenggara

Baca juga: J&T Express tambah kapasitas antisipasi peningkatan kiriman Ramadhan

Pewarta : Ade irma Junida
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar