Menhub resmikan pembangunan kembali masjid pascagempa Sigi

id Palu,Sigi,Donggala,Pasigala,Sultwng,Menhub,Kemenhub

Menteri Perhuhungan Budi Karya Sumadi meletakkan batu pertama dimulainya pembangunan kembali Masjid Ar Rahman di Desa Rarampadende Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi, Sabtu (10/8). (Antaranews/Muh. Arsyandi)

Sigi (ANTARA) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan pembangunan kembali Masjid Ar Rahmah di Desa Rarampadende, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah setelah gempa bumi magnitudo 7,4 pada 28 September 2018.

Pembangunan kembali masjid Ar Rahman dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) hasil penggalangan dana oleh Kemenhub dan gitaris band Slank Abdee Negara itu, bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM), dan donasi masyarakat itu, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menhub Budi Karya Sumadi, Sabtu siang.

"Bantuan yang terkumpul dan disalurkan untuk pembangunan Masjid Ar Rahman dan SDIT ini sekitar Rp4 miliar," katanya.

Bantuan Kemenhub yang diberi nama Pray For Palu itu, lanjutnya, bentuk kepedulian dan keprihatinan masyarakat atas musibah yang menimpa warga di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala.

"Kami memilih pembangunan kembali masjid dan membangun SDIT di Desa Rarampademde, Kabupaten Sigi ini atas masukan dan saran dari teman-teman Fakultas Teknik UGM. Bantuan ini merupakan yang kesekian kalinya diberikan oleh dan melalui Kemenhub,"ujarnya.

Ia berharap, bantuan tersebut bermanfaat warga sekitar, sedangkan yang paling penting setelah diresamikan dalam beberapa bulan ke depan, tempat ibadah dan sarana pendidikan agama Islam tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan positif, utamanya menyebarkan ajaran tentang merawat keragaman antarsesama.

Gitaris band Slank yang juga kelahiran Kabupaten Donggala 50 tahun lalu, Abdee Negara, mengatakan penggalangan dana tersebut sudah dilakukan bersama Menhub Budi Karya Sumadi beberapa saat pascabencana yang meluluhlantahkan tiga daerah tersebut.

"Orang yang pertama menghubungi saya pascabencana adalah Pak Budi (Menhub, red.). Dia mengajak saya untuk membuat penggalangan dana. Maka kami buatlan acara sosial penggalangan dana melelang barang-barang berharga yang kami punya untuk membantu korban bencana di sini," ujarnya.

Ia menerangkan bantuan yang diberikan tidak akan berhenti sampai di situ, sebagaimana dikatakan Menhub Budi Marya Sumadi, akan tetapi akan menyasar sejumlah wilayah di tiga daerah terdampak bencana tersebut.

"Banyak yang memberikan bantuan saat masa tanggap darurat hingga transisi darurat ke pemulihan. Tapi bantuan di masa pemulihan dan rekonstruksi pascabencana sudah kurang. Itu yang terabaikan. Nah, kami fokus untuk membantu juga di masa rekonstruksi dan pemulihan," ujarnya.

Peletakkan batu pertama pembangunan kembali Masjid Ar Rahman dan SDIT di Desa Rarampadende itu, dihadiri oleh Bupati Sigi Moh. Irwan Lapatta dan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Hidayat Lamakarate.

Baca juga: Para siswa korban gempa di Sigi sambut sekolah baru
Baca juga: Menanti kebijakan pemerintah pulihkan korban pascabencana Sulteng

Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar