Madura United imbangi Persija 2-2

id Madura United FC,Madura Vs Persija,persija,liga 1,Laskar Sape Kerrap

Pesepak bola Madura United (MU) David Laly (kanan) berusaha melewati pesepak bola Persija Jakarta Novri Setiawan (kiri) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Jawa Timur, Jumat . ANTARA FOTO/Saiful Bahri/pras.

Pamekasan (ANTARA) - Madura United FC terpaksa berbagi poin dengan Persija Jakarta pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat malam dengan skor akhir 2-2.

Gol klub "Laskar Sape Kerrap" dicetak oleh David Laly di menit ke-48 dan Alfath Faathier di menit ke-78. Sedangkan dua gol Persija Jakarta dicetak oleh Marko Simic di menit ke-19 dan menit ke-50.

Sejak babak pertama, Madura United langsung menerapkan pola permainan menyerang, dan ancaman pertama "Laskar Sapeh Kerrab" ke gawang tim tamu Persija Jakarta datang dari Andik Vermansyah.

Tapi mantan pemain Persebaya Surabaya ini, belum berhasil dikonversi menjadi gol. Malah serangan baliknya, Persija melancarkan serangan balik, tapi masih berhasil digagalkan oleh pemain belakang Madura United.

Jual-beli serangan terus berlangsung mulai sejak menit-menit pertama hingga 15 menit berlangsung.

Namun pada memasuki menut ke-18 pelanggaran terjadi di depan gawang Madura United, hingga wasit memberi sanksi tendangan bebas kepada Persija Jakarta.

Marko Simic selaku eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik, dan tidak bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Madura United M Ridho, sehingga skor berubah menjadi 0-1 untuk Persija Jakarta.

Tertinggal 1 gol, tim tuan rumah berupaya menyamakan kedudukan dengan terus menggencarkan serangan. Di menit ke-27, Andik pindah ke sisi kiri dan mendapat peluang melepaskan sepakan kaki kanan, akan tetapi, masih bisa ditahan oleh Andritany dan hanya membuahkan sepak pojok. Skor 0-1 untuk Persija bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Madura langsung melakukan gebrakan. Syahrian Abimanyu memberikan umpan kepada David Laly dan ia mampu menkonversi menjadi gol, sehingga skor berubah menjadi 1-1 untuk Madura United FC.

Namum, skor seimbang antara tim tamu dan tim tuan rumah itu tidak berlangsung lama, karena dua menit berikutnya, yakni, yakni di menit ke-50 Marko Simic kembali mencetak gol, sehingga skor berumah menjadi 1-2 untuk Persija Jakarta.

Meski unggul 1 gol, Persija justru terlihat lebih semangat, dan serangan bergelombang ke jantung pertahanan Madura United terus digencarkan. Namun pada menit ke-78 Madura langsung melakukan serangan balik dan Alfath Faathier berhasil membobol gawang "Macan Kemayoran" setelah sempat terjadi kemelut di depan gawang Persija.

Sepakan kaki kanan Alfath dari sisi kanan gawang Persija, tidak mampu diantisipasi oleh penjawa gawang Andritany Ardhiyasa, sehingga skor berubah menjadi 2-2 untuk Madura United.

Dengan hasil ini, Madura United tetap berada di peringkat tiga klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2019, dengan nilai 23 poin sedangkan Persija tetap di zona degradasi dengan nilai sembilan poin.

"Laga kali ini akan menjadi evaluasi kami. Untuk laga berikutnya, karena kami ingin, Madura bisa mengejar ketertinggalan sebagai pemuncak klasemen," kata Pelatih Madura United FC Dejan Antonic.

Berikut susunan pemain antara kedua tim pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (16/8) malam.

Pemain Madura United terdiri dari, M.Ridho, Andik Rendika Rama, Fachrudin Ariyanto, Jaime, Marckho Merauje, Zulfiandi, Syahertain Abimanyu, Guntur Ariyandi, Andik Vermansyah, David Laly, dan Bet Gonzalves.

Pemain Persija Jakarta terdiri dari, Andritany Ardhiyasa, Dany Saputra, Maman Abdurahman, Tony Sucipto, Novri Setiawan, Sandi Sute, Ramdani Lestaluhu, R. Chand, Riko Simanjuntak, Heri Susanto, dan Marko Simic.

Baca juga: Banuelos : Madura United sangat kuat

Baca juga: Pelatih Persebaya kecewa gagal kalahkan Madura United

Baca juga: Julio Banuelos yakin Persija mampu taklukkan Madura United

 

Pewarta : Abd Aziz
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar