Jamaah haji Sulteng yang wafat di Mekkah bertambah jadi tiga orang

id Sultwng,Sulteng,Haji,Palu

Salah satu Jamaah calon haji Kota Palu yang telah menginjak usia 85 tahun dibopong masuk ke dalam Asrama Haji Transit Palu oleh sejumlah pengantar, Rabu (24/7). (Antaranews/Muh. Arsyandi)

Palu (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tengah kembali mencatat jamaah haji Suteng Embarkasi Balikpapan yang wafat di Tanah Suci  bertambah menjadi tiga orang.

*Inna lillahi wa inna illaihi rojiun.Turut berduka cita atas berpulangnya ke Rahmatullah Hj. Tuti Tikook Djubaiyah, jamaah haji Sulteng yang tergabung dalam kloter 7 asal Kabupaten Banggai Laut," kata Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumentasi Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulteng, Arifin di Palu, Sabtu.

Ia menerangkan Hj. Tuti Tikook Djubaiyah wafat pada Jumat (23/8) sekira pukul 07.45 Waktu Arab Saudi (WAS) di Rumah Sakit An Nur Mekkah pada usia 87 tahun.

"Semoga almarhumah wafat dalam keadaan baik dan Allah tempatkan almarhumah di tempat yang terbaik di sisinya," doanya.

Dengan begitu total jamaah haji Sulteng yang meninggal di Mekkah menjadi tiga orang.

Sebelumnya Kanwil Kemenag Sulteng mencatat dua jamaah haji Sulteng atas nama H. Amir Salim Marapalu wafat pada Rabu (14/8) pukul 21.47 Waktu Arab Saudi (WAS) di RS An Nur dan Hj. Rusni Halidi Mardjun pada Jumat (23/8) pukul 07.00 WAS di RS Pemondokan Mekkah.

Namun sayang ia tidak merinci sebab wafat, lokasi pemakaman dan penanganan medis oleh tim kesehatan jamaah haji Sulteng terhadap kedua haji tersebut.

"Keduanya langsung dimakamkan saat itu juga. Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah, Allah berikan tempat yang terbaik di sisinya,"ucapnya.

 

Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar