Ma'ruf Amin berterimakasih kepada warga meski tidak menang di Jabar

id maruf amin

Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 Maruf Amin menghadiri acara Tasyakur Kebangsaan di Bandung, Jawa Barat, Jumat (30/8/2019). Acara yang dihadiri oleh ratusan ulama Nahdlatul Ulama Jawa Barat tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi kemenangan pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada pilpres 2019. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp.

Bandung (ANTARA) - Wakil presiden terpilih periode 2019-2024 Republik Indonesia, Ma'ruf Amin berterimakasih kepada masyarakat Jawa Barat (Jabar) dan para tokoh agama karena dirinya bersama Joko Widodo menang dalam Pemilu 2019, meski di provinsi ini kubunya memperoleh posisi kedua.

"Di Jabar sebenarnya kami tidak kalah, hanya saja belum menang, nanti juga InsyaAllah akan lebih baik," kata Amin saat berpidato dalam acara silaturahmi bersama tokoh ulama Jawa Barat di Bandung, Jumat.

Walaupun di Jawa Barat kalah, menurutnya dengan angka pemilih yang cukup banyak, Jawa Barat bisa mengangkat persentasenya dalam hitungan nasional. Tanpa pemilih di Jawa Barat, kata dia, pasangannya tidak mungkin terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

Baca juga: Maruf Amin tegaskan Islam rahmatan lil alamin adalah Islam moderat

"Tanpa sumbangan dari Jabar saya kita kemenangan tidak akan bisa diraih, karena jumlah masyarakat Jabar ini cukup besar, persentasenya kecil, tapi jumlahnya besar," kata dia.

Selain itu, ia menyebut kemenangannya dalam Pilpres kemarin juga tak lepas dari peran NU. Menurut Ma'ruf, para anggota NU sudah berjuang maksimal dengan kompak dapat memenangkan dirinya dan Jokowi.

"Saya bersyukur dalam Pilpres kemarin. NU baik struktural maupun kultural untuk pertama kalinya utuh, memenangkan calon yang di dalamnya ada NU-nya," kata salah satu tokoh NU tersebut.

Baca juga: Ma'ruf Amin ajak seluruh pihak kembali rukun

Dengan demikian, ia pun meminta organisasi agama tersebut untuk sama-sama menjaga keutuhan NKRI. Menurut Ma'ruf menjaga negara dan umat merupakan salah satu tugas berat yang harus ditempuh.

"Perlu kita melakukan upaya konsolidasi kemudian juga upaya untuk revitalisasi dan juga melakukan pembenahan-pembenahan di mana-mana," kata dia.


Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar