Pos Indonesia luncurkan "sameday service" untuk bisnis online

id Pos Indonesia,sameday service

Direktur Komersial PT Pos Indonesia Charles Sitorus melepas pasukan O Ranger Pos Indonesia, Senin (9/09/2019), di Kantor Pos Pusat Jakarta Selatan. PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan layanan sameday service atau pengiriman cepat dalam satu hari sampai yang diberi nama Q9. ANTARA/Afut Syafril Nursyirwan/pri

Jakarta (ANTARA) - PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan layanan sameday service atau pengiriman cepat dalam satu hari sampai yang diberi nama Q9.

"Ini adalah layanan untuk para pebisnis online, layanan ini memanjakan seller dan buyers, karena layanan ini memiliki fitur baru," kata Kepala Regional IV PT Pos Indonesia Oni Hadiono di Kantor Pos Pusat Jakarta Selatan, Senin.

Layanan ini untuk mendukung para pengusaha kecil hingga besar dalam menjalankan usahanya. Layanan pengiriman barang satu hari sampai saat ini masih khusus pada Pulau Jawa dan ibu kota provinsi di luar Pulau Jawa dengan batasan maksimal 9 jam.

Batas akhir pengiriman untuk layanan Q9 sampai pukul 16.00 waktu setempat. Tarif kiriman Q9 dihitung per kilogram, dengan tingkat berat maksimal paket lima kilogram.

Biaya per kilogram untuk tarif dalam kota adalah Rp17.000, dan maksimal beban barang sebanyak lima kilogram.

Keunggulan yang ditawarkan adalah layanan loket-loket Kantor Pos dan AgenPos Q9 menyediakan jemput kiriman paket.

Kedua, hingga akhir bulan Desember 2019 berlaku promo gratis ongkos kirim untuk pengiriman berikutnya apabila kiriman tidak tiba di hari yang sama.

Ketiga, Q9 membuka layanan COD atau bayar dilokasi tujuan dengan persetujuan dari pengirim, dengan dilengkapi aplikasi pembayaran PosGiro Mobile.

Selanjutnya, terdapat notifikasi pengiriman barang dalam setiap transaksi pengiriman, sehingga bisa terpantau. Namun, hingga saat ini belum ada aplikasi resmi dalam proses operasional pengiriman, masih mengandalkan telefon melalui agen terdekat dengan layanan penjemputan paket.

Pewarta : Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar