Relawan PMI dikerahkan bantu evakuasi korban gempa di Ambon

id Gempa Ambon ,PMI Provinsi Maluku ,PMI Kota Ambon ,Palang Merah Indonesia

Relawan PMI Provinsi Maluku mengevakuasi korban bencana gempa di Ambon. ANTARA/HO-PMI Provinsi Maluku

Ambon, Maluku (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku mengerahkan relawannya untuk membantu proses evakuasi korban bencana gempa bumi magnitudo 6,8 yang terjadi di Ambon, Maluku, Kamis (26/9).

"Kami menyebar relawan ke sejumlah lokasi yang terdampak bencana gempa salah satunya mengevakuasi korban ke rumah sakit maupun klinik terdekat," kata Kepala Markas PMI Maluku Herry Latuheru melalui sambungan telepon, Jumat.

Baca juga: BNPB: 171 rumah rusak akibat gempa Ambon

Dalam proses evakuasi korban bencana pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah dan badan penanggulangan bencana setempat. Selain mengerahkan relawan, pihaknya juga menurunkan sejumlah ambulans untuk mempercepat proses evakuasi korban.

Pada Jumat (27/9) PMI Provinsi Maluku sudah bergabung dengan PMI Kota Ambon untuk menjalankan aksi kemanusiaannya dengan melakukan penyisiran ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi yang meluluhlantakkan Ambon dan sekitarnya dan juga merenggut korban jiwa.

Baca juga: BNPB: 15 ribu warga masih mengungsi akibat gempa Ambon

Selain mengevakuasi korban, pihaknya juga melakukan assesment detail untuk mendata korban, kerusakan dan mempersiapkan kebutuhan yang dibutuhkan para korban bencana gempa ini.

"Kami pun sudah berkoordinasi dengan PMI Pusat untuk segera mendistribusikan bantuan ke Ambon untuk meringankan penderitaan korban, apalagi saat ini jumlah warga yang mengungsi cukup banyak," tambahnya.

Baca juga: Sekolah di Ambon diliburkan pascagempa

Herry mengatakan PMI Provinsi Maluku dan Kota Ambon ada Jumat ini pun mulai mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi terdampak bencana, sebab dampak dari gempa ini tidak hanya merusak bangunan tetapi fasilitas air bersih.

Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar