Menkes imbau masyarakat tenang soal dugaan virus corona di Jakarta

id Kemenkes, nCov

Dokumentasi - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebelum mengikuti rapat terbatas tentang penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (9/1/2020). FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari/aa.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meminta masyarakat untuk tetap tenang menyusul dugaan kasus Novel Coronavirus (nCov) atau pneumonia berat pada seorang pekerja di kawasan Sudirman, Jakarta.

"Tenang, belum kok. Enggak ada konfirmasi. Kalau konfirmasi kita juga jujur kok," kata Menkes dalam acara Pengukuhan di Jakarta Selatan, Kamis.

Ia mengatakan Kementerian Kesehatan bersama seluruh aparat TNI dan Polri sudah menyiapkan semua simulasi.

Baca juga: Menkes pertanyakan kapasitas BRI sebut pegawai terkena virus corona

Para petugas juga telah melakukan pendeteksian di seluruh 135 pintu masuk, baik darat, laut maupun udara.

"Kami pasang 195 thermal scanner dan kesiapan 24 jam. Semua aparat Kemenkes disiapkan untuk menyikapi ini. Jadi artinya apa? Ga biasa saja," katanya.

"Kalau ada ya kita tangani, kita isolasi, sehingga bisa kemudian sembuh, melewati masa inkubasi dan sebagainya," katanya lebih lanjut.

Mengingat kesiapan yang telah dilakukan seluruh jajaran Kemenkes dan pihak lain, Menkes mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan berperilaku hidup bersih dengan mencuci tangan.

"Kalau batuk pilek ya ditutupi. Jangan batuk di muka orang," katanya.

Sebelumnya, seorang pegawai salah satu bank ternama Indonesia diduga terkena Virus Corona (Novel Coronavirus). Pasien saat ini dibawa ke Rumah Sakit Siloam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Moeldoko sebut virus Corona belum masuk ke Indonesia

Pewarta : Katriana
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar