RSUD Mattaher Jambi rawat pasien yang baru pulang dari Wuhan

id Virus Corona di Jambi

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi, yang dalam dua hari terakhir ini menjadi pembicaraan di media sosial oleh warga Jambi karena diduga sedang merawat pasie terinveksi virus corona. ANTARA/Humas RSUD R Matteher Jambi

Jambi (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi saat ini merawat seorang warga Jambi yang disebut baru pulang dari Wuhan, Tiongkok.

Pasien tersebut sebelumnya sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Kota Jambi yang kemudian di rujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi, dr Dewi Lestari  di Jambi Minggu, mengatakan pasien itu telah diberikan perawatan intensif namun pihak RS belum bisa memastikan status penyakitnya dan saat ini pasien baru didiagnosa dalam kondisi klinis seperti demam dan kita berikan obat anti demam.
Baca juga: Seorang pasien "suspect" virus corona di Jakarta diisolasi
Baca juga: Ahli sarankan pasien diduga terjangkit virus corona diisolasi di RSPI


Untuk memastikan apakah diagnosis pasien tersebut terjangkit virus corona atau tidak, Dewi mengatakan saat ini sedang dilakukan screaning dan pemeriksaan lebih lanjut.

Pasien tersebut saat ini dirawat oleh dokter spesialis paru. Sejak masuk RSUD, Sabtu (25/1) malam, telah dilakukan pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan rongent torak untuk mengetahui apakah ada masalah pada pernafasannya atau tidak.

"Kesimpulannya nanti yang akan memberikan keterangan dokter yang merawat. Nanti perkembangan selanjutnya tetap kita kabari," kata Dewi.

Pasien asal Jambi yang dirawat di RSUD di Kota Jambi dan memiliki riwayat perjalanan kunjungan ke Wuhan, China yang dikaitkan dengan wabah virus corona menjadi pembicaraan hangat di media sosial linamasa Facebook maupun pesan berantai whatsApp oleh pengguna di Provinsi Jambi dalam waktu 24 Jambi terakhir.
Baca juga: Pakar: Penanganan pasien terinfeksi corona sesuai kondisi klinis
Baca juga: RSUP Sanglah siap tangani pasien yang terjangkit virus corona

Pewarta : Nanang Mairiadi
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar