KPAI imbau orang tua tidak ajak jalan-jalan anak yang diliburkan

id Virus Corona,COVID-19,Isolasi Mandiri,Sekolah DIliburkan,Susanto,KPAI,Pelindungan Anak

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto. (ANTARA/Dewanto Samodro)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengimbau kepada seluruh orang tua agar tidak mengajak jalan-jalan anaknya yang diliburkan dari sekolah untuk mencegah penyebaran virus corona yang dapat menyebabkan COVID-19.

"Orang tua perlu mendampingi anak-anaknya tetap belajar dan bermain di rumah, tidak memanfaatkan libur sekolah untuk jalan-jalan ke mal, bioskop atau tempat-tempat keramaian," kata Susanto dihubungi di Jakarta, Senin.

Susanto memuji langkah pemerintah dan sejumlah pemerintah daerah yang meliburkan sekolah untuk mencegah penyebaran virus corona dan COVID-19 di kalangan anak-anak.

Baca juga: Bupati Belitung keluarkan instruksi meliburkan sekolah

Menurut Susanto, hal itu merupakan langkah penting agar semangat mencegah anak terpapar virus corona dan terinfeksi COVID-19 bisa berjalan secara efektif.

Karena itu, Susanto juga mendukung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo dan sejumlah kementerian dan lembaga yang memberikan ruang bagi aparatur sipil negara untuk bekerja di rumah.

"Tentu perlu diatur secara cermat dan tepat. Prinsipnya segala potensi yang memungkinkan penyebaran virus corona mesti dicegah secara dini," tuturnya.

Hal serupa juga Susanto harapkan dilakukan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah agar pekerja swasta juga bisa bekerja dari rumah. Selain melakukan isolasi mandiri mencegah penyebaran virus corona, juga mendampingi anak-anaknya belajar dan bermain di rumah.

"Sejauh yang saya tahu Menaker juga sudah memberikan imbauan agar perusahaan mengantisipasi, mencegah dan mengedukasi pekerja terkait pencegahan virus corona," katanya. 

Baca juga: Gubernur Riau liburkan semua sekolah untuk cegah penyebaran COVID-19

Pewarta : Dewanto Samodro
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar