Dokter positif COVID-19 di Kabupaten Pati dinyatakan sembuh

id Dokter positif COVID-19, di kabupaten pati, dinyatakan sembuh,kabar baik,berita baik,sembuh dari covid

Bupati Pati Haryanto didampingi Wakilnya Saiful Arifin beserta jajaran saat menyampaikan perkembangan penanganan COVID-19. ANTARA/HO-Humas Pemkab Pati

Pati (ANTARA) - Seorang dokter yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang sebelumnya dinyatakan positif penyakit virus corona (COVID-19) dinyatakan sembuh.

"Alhamdulillah, dokter Widi Antono yang merupakan pasien positif COVID-19 akhirnya dinyatakan sembuh setelah hasil swab-nya sebanyak dua kali dinyatakan negatif," kata Bupati Pati Haryanto di Pati, Jumat.

Ia mengungkapkan dokter Widi yang beberapa pekan dirawat di RSUD Moewardi Solo, baru saja kembali ke Pati Kamis (23/4).

"Baru saja, saya melakukan video conference dengan dokter Widi. Saat ini dia harus tetap menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari sesuai prosedur kesehatan bagi pasien COVID-19," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Pati terima bantuan 1.000 APD untuk penanganan pasien corona
Baca juga: Bupati: Ajudan Imam Suroso meninggal bukan akibat COVID-19


Ia bersyukur, pasien sembuh pertama akhirnya bisa berkumpul lagi dengan keluarga.

Mudah-mudaha, lanjut dia, pasien tersebut bisa menjadi penyemangat bagi pasien COVID-19 lainnya.

Terkait pengungkapan identitas pasien yang sembuh dari COVID-19, Haryanto mengatakan hal ini boleh disebutkan, untuk memberikan semangat bagi masyarakat agar optimis menghadapi pandemi.

Meskipun demikian, dia berpesan agar masyarakat tetap waspada dengan keadaan saat ini dengan tetap menjalani anjuran pencegahan penyebaran corona dengan selalu menerapkan physical distancing, memakai masker, menjaga kebersihan diri juga berusaha membatasi kegiatan di luar rumah.

Baca juga: Kendaraan pribadi tanpa surat jalan dilarang masuk Jawa Tengah
Baca juga: Ganjar Pranowo siapkan Satgas "Jogo Tonggo" antisipasi warga kelaparan


Memasuki bulan suci Ramadhan, dia meminta masyarakat agar mengikuti imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk beribadah di rumah.

Demikian juga kegiatan yang mengumpulkan massa, masyarakat diharapkan tidak mengadakan kegiatan buka bersama sebagai upaya mencegah penularan virus corona.

Sementara itu, perkembangan data corona di Kabupaten Pati pada Jumat (24/4) pukul 07.00 WIB, Bupati menerangkan bahwa total pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Pati tercatat ada 11 orang.

"Jika sebelumnya ada lima pasien positif, kini berkurang satu karena sudah sembuh," tegas Bupati.

Hari ini (24/4), juga ada satu PDP di RSUD RAA Soewondo yang meninggal sehingga sampai saat ini ada tiga PDP yang meninggal di Kabupaten Pati.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 718 orang yang sudah ditelusuri, sebanyak lima ODP baru, 642 orang sudah melewati masa inkubasi, kemudian 76 orang masih dalam pemantauan.

Baca juga: Ditlantas Polda Jawa Tengah gunakan drone thermal pantau pemudik
Baca juga: Jateng dukung penuh penyembuhan 46 tenaga medis positif COVID-19

Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar