Polres OKU tangkap pembuat video dianggap lecehkan Islam

id Pelaku penodaan agama, Polres OKU, sebar video di instragram, video sholat joget dugem, musik DJ

Polres OKU tangkap pembuat video dianggap lecehkan Islam

Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Arif Hidayat Ritonga. (ANTARA/HO)

Baturaja (ANTARA) - Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menangkap DB (18), warga Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, pembuat video shalat sambil joget dugem menggunakan mukena yang dianggap melecehkan Islam.

"Pelaku kami tangkap setelah membuat video pelecehan agama kemudian menyebarluaskannya ke media sosial hingga membuat gempar jagad maya," kata Kapolres OKU, AKBP Arif Hidayat Ritonga, di Baturaja, Jumat.
Baca juga: Polisi tahan penginjak Alquran di Pasaman Barat

Dia menjelaskan, pelaku seorang pria ini ditangkap setelah menyebarkan video melakukan shalat menggunakan mukena dengan gerakan berjoget dugem diiringi musik DJ yang diunggah di akun instragram @baturajatoday pada Selasa (5/5) sekitar pukul 05.30 WIB.

Setelah video shalat sambil joget sudah banyak tersebar di medsos terutama di instagram dan WhatsApp, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan dalam waktu singkat berhasil meringkus pelaku.

Tersangka dibekuk anggota Reskrim Polres OKU di rumahnya tanpa perlawanan pada Rabu (6/5) sekitar pukul 21.31 WIB.

"Saat ini pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti berupa satu unit telepon genggam dan satu buah mukena putih biru bermotif bung-bunga," ujarnya lagi.

Menurut Kapolres, pelaku diduga telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 156a KUHP.

"Pelaku membuat video tersebut dengan maksud hanya iseng saja. Namun tetap saja melanggar aturan, sehingga harus diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya pula.
Baca juga: NU Sumenep Minta Buku Pelecehan Islam Diusut


Pewarta : Edo Purmana
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar