Seorang petugas kesehatan korban KKB di Wandai dievakuasi ke Nabire

id penembakan kkb, kkb wandai

Proses evakuasi tenaga medis korban penembakan KKB di Wandai, Kabupaten Intan Jaya ke Nabire. (ANTARA/HO/Humas Polda Papua)

Jayapura (ANTARA) - Alemanek Bagau, salah satu petugas kesehatan yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Wandai, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu, dievakuasi ke Nabire.

"Korban sudah dievakuasi ke Nabire dengan menggunakan pesawat, dan saat ini sudah ditangani di RSUD Nabire," kata Kapolres Intan Jaya AKBP Yuli Karre Pongbala.
Baca juga: Flash - KKB diduga tembak petugas kesehatan di Wandai, Intan Jaya

Kapolres Intan Jaya yang dihubungi melalui telepon dari Jayapura membenarkan, rekan korban Koni Somou yang meninggal dalam insiden tersebut, sudah diserahkan ke keluarganya
di Kampung Bilai untuk dimakamkan.

Insiden penyerangan terhadap dua tenaga kesehatan yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Intan Jaya oleh KKB, terjadi pada Jumat (22/5) sekitar pukul 16.30 WIT, saat membawa obat-obatan ke Wandai dengan menggunakan sepeda motor.

Korban Alemanek sesaat setelah mengalami penyerangan itu langsung dievakuasi warga ke Kampung Bilai dan dirawat di pastoral, ujar Yuli.

Diakuinya, untuk mencapai Wandai dibutuhkan waktu sekitar lima jam dan harus melintasi jembatan gantung

Hingga kini belum dipastikan kelompok yang melakukan penyerangan serta motifnya, kata AKBP Yuli pula.
Baca juga: Dua tenaga medis dilaporkan ditembak KKB di Wandai, satu meninggal

Pewarta : Evarukdijati
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar