Gugus Tugas umumkan kasus pertama COVID-19 Kabupaten Kepulauan Sitaro

id COVID Kepulauan Sitaro, COVID SULUT

Jubir Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel MPH. ANTARA/Karel Alexander Polakitan

Manado (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut mengumumkan kasus pertama warga terkonfirmasi positif di Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), Minggu.

"Kasus 1.050 berjenis kelamin perempuan umur 60 tahun adalah pasien pertama COVID-19 di Kabupaten Sitaro," sebut Jubir Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel MPH di Manado.

Kasus pertama dari Kepulauan Sitaro tersebut, melengkapi 32 kasus baru yang bertambah hari ini seperti yang telah diumumkan gugus tugas pemerintah pusat.

"Kasus positif bertambah pada 28 Juni 2020 yang dilaporkan pemerintah pusat ketambahan sebanyak 33 kasus. Namun setelah kami verifikasi didapati ada satu kasus double report," sebut Steaven.

Kota Manado masih menjadi penyumbang terbanyak kasus positif COVID-19 yaitu sebanyak 22 orang, dari 32 kasus yang diumumkan.

Baca juga: Tambah 23 transmisi lokal, positif COVID-19 di Sulut naik 784 kasus
Baca juga: Kawanua Washington bantu warga Sulut terdampak COVID-19


Sementara daerah lain yaitu Kota Bitung (empat orang), Kabupaten Minahasa (tiga orang), sedangkan Kabupaten Minahasa, Kabupaten Kepulauan Sitaro masing masing satu orang, dan satu kasus sementara diverifikasi alamatnya.

Steaven menyebutkan, dari akumulasi kasus positif COVID-19 sebanyak 1.050 orang itu, sebanyak 799 orang sementara dirawat di sejumlah rumah sakit yang ada tersebar di kabupaten dan kota.

Selanjutnya, sebanyak 177 orang telah dinyatakan sembuh dan 60 orang di antaranya dinyatakan meninggal.

"Kami terus berharap masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ajaknya.

Baca juga: Pasien COVID-19 sembuh di Sulut capai 110 orang
Baca juga: Rata-rata kasus kematian COVID-19 Sulut sebesar 8,8 persen

Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar