Wagub DKI minta Food Station tetap laksanakan protokol kesehatan

id Food Station,PSBB Transisi,Ahmad Riza Patria,Pangan Aman,Corona,COVID-19

Pekerja membawa paket bantuan sosial (bansos) yang akan disalurkan di Gudang Food Station Cipinang, Jakarta, Rabu (22/4/2020). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta PT Food Station Tjipinang Jaya untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan pada masa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase 1 ini dan memastikan pangan Jakarta aman.

Untuk penerapan protokol kesehatan, kata Ariza, diharap dilakukan oleh semua unit kegiatan masyarakat tidak hanya pasar, rumah ibadah, kantor, mall, pabrik, tidak terkecuali pabrik yang memproduksi dan mendistribusikan komoditas pangan, ataupun gudang sebagai tempat penyimpanannya.

Baca juga: Luncurkan produk baru Food Station raih rekor MURI

"Hari ini kami mengunjungi Food Station dalam rangka memastikan semua unit kegiatan harus memenuhi protokol COVID-19 di masa PSBB transisi. Termasuk pabrik, karena ini tempat yang besar, di sini berkumpul orang dalam jumlah besar. Potensi interaksi tinggi dan penyebaran juga tinggi," kata Ariza di Jakarta, Sabtu.

Menurut Ariza, Food Station sebagai salah satu BUMD klaster pangan telah melaksanakan dengan baik kinerja serta sinergi dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta yang diharapkan perannya terus dimainkan dalam menstabilkan harga pangan guna menekan laju inflansi.

Baca juga: Food Station siap hadapi Ramadhan dan Idul Fitri

"Inilah yang kita minta supaya ini terus dilaksanakan. Dan yang penting terkait stabilitas harga, juga tugas Food Station memastikan inflansinya kecil. Jadi ini sudah dilakukan Food Station, bahkan kita juga memastikan pakan dari ternak juga terjangkau dengan baik dan harga yang sesuai. Karena kami ingin memastikan kesediaan pasokan pangan, kestabilan harga, dan kualitas produknya," tutur Ariza.

Selain itu, Ariza juga berpesan agar Food Station terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai daerah di seluruh Indonesia, antara lain dengan memberikan kesempatan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) agar ikut berkolaborasi sebagai pemasok bahan pangan demi memenuhi ketersediaan pasokan pangan di Jakarta dengan harga dan kualitas yang baik, terutama komoditas beras.

Baca juga: Food Station: Penyaluran paket sembako sebulan dua kali saat PSBB

"Tujuannya DKI Jakarta bisa memberikan kesempatan Gakpoktan/petani di seluruh Indonesia yang surplus berasnya bisa dipasok ke Jakarta dengan harga yang baik. Kami bekerja sama dengan seluruh daerah di Indonesia. Food Station juga menyiapkan telur, bawang putih, minyak goreng, kornet, ikan, susu, dan lainnya, termasuk gula, ini proses yang baik," ucap Ariza.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar